Connect With Us

Di-bully karena Gabung Cheerleader, Bocah Laki-Laki Bunuh Diri

Sumber Liputan6.com | Selasa, 9 Desember 2014 | 13:04

Ronin Shimizu (Sumber Liputan6.com / TangerangNews)

 
MANCANEGARA- Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Amerika Serikat, Ronin Shimizu memilih untuk menghabiskan nyawanya sendiri lantaran di-bully atau diejek teman-temannya usai bergabung ke grup cheerleader atau pemandu sorak.
 
Menurut teman Ronin, pelajar SMP itu diolok-olok temannya setelah menjadi satu-satunya laki-laki yang menjadi anggota cheerleader di Folsom Middle School.
 
"Saya dengar dia dipanggil gay, karena anggota cheerleader," kata teman Ronin.
 
"Apa yang dilakukan mereka (teman-teman yang mem-bully) itu tidak bisa dibenarkan. Itu hak dia (Ronin) mau bergabung apa saja. Dia lakukan apa yang ia suka," imbuh dia.
 
Orangtua Ronin sebelumnya telah mengkomplain pihak sekolah atas kejadian yang menimpa anaknya. Namun pada akhirnya Ronin diberhentikan dari sekolah dan menjalani pendidikan homeschooling di Folsom Cordova Unified School.
 
Ronin telah dimakamkan. Para sahabat dan tetangga kemudian berkumpul di depan rumah bocah malang itu untuk berdoa bersama dan memasang lilin untuk mengenang bocah malang tersebut.
 
Bagi sang sahabat, Hunter Reed (13), Ronin adalah sosok periang dan selalu bersemangat dengan apa yang ia sukai.  "Dia tak menghiraukan apa kata orang soal yang ia sukai. Dia adalah orang paling periang yang pernah aku temui," ujar dia.
 
PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill