Connect With Us

Di-bully karena Gabung Cheerleader, Bocah Laki-Laki Bunuh Diri

Sumber Liputan6.com | Selasa, 9 Desember 2014 | 13:04

Ronin Shimizu (Sumber Liputan6.com / TangerangNews)

 
MANCANEGARA- Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Amerika Serikat, Ronin Shimizu memilih untuk menghabiskan nyawanya sendiri lantaran di-bully atau diejek teman-temannya usai bergabung ke grup cheerleader atau pemandu sorak.
 
Menurut teman Ronin, pelajar SMP itu diolok-olok temannya setelah menjadi satu-satunya laki-laki yang menjadi anggota cheerleader di Folsom Middle School.
 
"Saya dengar dia dipanggil gay, karena anggota cheerleader," kata teman Ronin.
 
"Apa yang dilakukan mereka (teman-teman yang mem-bully) itu tidak bisa dibenarkan. Itu hak dia (Ronin) mau bergabung apa saja. Dia lakukan apa yang ia suka," imbuh dia.
 
Orangtua Ronin sebelumnya telah mengkomplain pihak sekolah atas kejadian yang menimpa anaknya. Namun pada akhirnya Ronin diberhentikan dari sekolah dan menjalani pendidikan homeschooling di Folsom Cordova Unified School.
 
Ronin telah dimakamkan. Para sahabat dan tetangga kemudian berkumpul di depan rumah bocah malang itu untuk berdoa bersama dan memasang lilin untuk mengenang bocah malang tersebut.
 
Bagi sang sahabat, Hunter Reed (13), Ronin adalah sosok periang dan selalu bersemangat dengan apa yang ia sukai.  "Dia tak menghiraukan apa kata orang soal yang ia sukai. Dia adalah orang paling periang yang pernah aku temui," ujar dia.
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill