Connect With Us

Kasus Panama Papers, Putin Sebut AS sebagai Biang Keladinya

EYD | Jumat, 15 April 2016 | 11:21

Vladimir Putin (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Panama Papers sebagai provokasi yang didalangi Amerika Serikat. Menurut Putin, Panama Papers diungkapkan untuk mempengaruhi pemilu legislatif Rusia yang akan digelar September mendatang.

Nama sahabat lama Putin muncul dalam bocoran dokumen rahasia milik firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis di Panama tersebut. Sergei Roldulgin dikenal sebagai pemain cello ternama Rusia yang juga ayah baptis putri sulung Putin, Maria. Seperti dilansir Reuters, Jumat (15/4/2016), Putin menyebut skandal Panama Papers sebagai konspirasi yang didalangi oleh pejabat-pejabat AS, dengan sengaja menargetkan Putin dan pemerintahannya.

"Siapa yang mendalanginya, provokasi ini? Kita tahu ada beberapa staf institusi Amerika (terlibat pengungkapan Panama Papers)," tegas Putin dalam pernyataan tahunan di hadapan publik Rusia yang disiarkan televisi setempat.

Tidak hanya itu, Putin juga menyebut surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung yang pertama kali mendapatkan dan merilis Panama Papers, sebenarnya milik bank ternama AS.

"Suddeutsche Zeitung merupakan perusahaan media yang dimiliki sebuah korporasi keuangan Amerika, Goldman Sachs. Itulah, telinga para penghasut ada di mana-mana, tapi mereka tidak malu," sebut Putin.

"Kita seharusnya tidak mengharapkan mereka menunjukkan penyesalan. Mereka akan tetap melakukannya dan semakin mendekati pemilu (Rusia), akan ada lebih banyak hal semacam itu," imbuhnya.

Dalam pernyataan di situsnya, Direktur Pengelola Suddeutsche Zeitung, Stefan Hilscher menyatakan surat kabar Jerman itu tidak ada kaitannya dengan Goldman Sachs dan menegaskan informasi soal kepemilikan surat kabar itu jelas terpampang dalam situsnya. Secara terpisah, pihak Goldman Sachs enggan berkomentar banyak, namun menyetujui pernyataan Hilscher.

Dalam Panama Papers, Rodulgin disebut memiliki perusahaan offshore yang didirikan dengan bantuan Mossack Fonseca. Perusahaan offshore itu menangani miliaran dolar AS, termasuk pinjaman dari sejumlah perusahaan yang terkait negara maupun teman Putin lainnya. Putin dalam pernyataan sebelumnya membela Rodulgin dengan menegaskan teman baiknya itu tidak melakukan korupsi. Putin pun mengaku bangga memiliki teman seperti Rodulgin.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill