Connect With Us

Giliran Kadis Pendidikan Banten Diperiksa

| Selasa, 1 September 2009 | 23:15

TANGERANGNEWS-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang terus menindaklanjuti kasus dugaan korupsi dana keaksaraan fungsional (KF) oleh 94 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebesar Rp15,97 miliar pada tahun anggaran 2007-2008 di wilayah Kabupaten Tangerang Setelah memeriksa 5 Ketua PKBM yang kini telah menjadi tersangka, giliran Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Banten Eko Endang Koswara dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Suyono mengatakan, pemanggilan terhadap Eko dimasksudkan untuk menjelaskan mekanisme penyaluran dana keaksaraan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang merupakan pengelola dana tersebut. “Dana keaksaraan itu kan keluar dari Provinsi, jadi kita ingin mengetahui bagaimana dia menyalurkannya,” ungkapnya. Meski ikut diperiksa, Suyono enggan memastikan apakah Eko akan ditetapkan sebagai tersangka karena harus menunggu hasil pemeriksaan. “Penyidik masih memeriksa keterangannya, kalau dalam kasus itu ada keterlibatannya baru bisa jadi tersangka. Namun harus menunggu hasil penyidikannya,” kata Sutyono. Selain Kadis Pendidikan Banten, hari ini, Kajari juga memeriksa 4 Ketua PKBM, diantaranya PKBM Binda Mandiri di Kecamatan Serpong, PKBM Bina Nelayan di Kecamatan Kemiri, serta PKBM Cahaya Insani dan PKBM Pelita Harapan di Kecamatan Teluk Naga.(Rangga)
WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill