Connect With Us

Aktivis Buruh Divonis 6 Bulan

| Rabu, 7 Oktober 2009 | 17:57

TANGERANGNEWS-Aktivis buruh, Maya Agung Dewandaru dijatuhi vonis enam bulan penjara dengan masa percobaan selama delapan bulan, dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Serang, hari ini. Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT.Frans Putratex (PTPF) yang berlokasi di Cikande, Serang, Banten, dituding telah menggelapkan dana SHU Koperasi karyawan perusahaan pabrik tekstil tersebut. Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim sesuai dengan tuntutan jaksa yang menuntut enam bulan penjara. Ketua majelis hakim Agung Rahardjo dalam amar putusan yang dibacakannya menyatakan, terdakwa yang merupakan ketua koperasi karyawan dalam perusahaan itu telah melakukan pungutan kepada 300 anggota koperasi sebesar Rp 25 ribu per orang secara illegal. “Terdakwa juga terbukti menggelapkan uang koperasi perusahaan PT Frans Putratex,” tandas Rahardjo. Rahardjo yang didampingi dua hakim anggota Sabarudin Ilyas dan Rehmalem Perangin-angin menyatakan, berdasarkan bukti dan keterangan saksi, Maya Agung yang juga Ketua Serikat Pekerja Nasional Serang itu dijerat dengan pasal 374 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penggelapan. Dia dijatuhi hukuman enam bulan penjara dengan masa percobaan selama delapan bulan. “Jika selama masa percobaan terdakwa melakukan tindak pidana, maka akan akan dipenjara,” kata Rahardjo. Usai mendengar keputusan tersebut, Maya Agung yang didampingi kuasa hukumnya Sidik, dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, mengatakan keputusan hakim tidak adil. Sebab, kata Maya Agung, dirinya mengambil pungutan dana koperasi sebesar Rp25 ribu itu atas kesepakatan anggota dan hanya memungut iuran itu kepada anggota Serikat Pekerja Nasional tidak terhadap seluruh karyawan. “Uang itu saya gunakan untuk kepentingan organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi,” katanya. Sementara diluar sidang, sekitar seratus aktivis SPN Serang berunjuk rasa di depan gedung pengadilan. Mereka menuntut agar Maya Agung dibebaskan dari segala dakwaan.(dira)
KOTA TANGERANG
Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11

Komisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill