Connect With Us

Digosipkan Bercerai, Aa Gym Merasa Dianiaya

Denny Bagus Irawan | Jumat, 30 Oktober 2009 | 18:47

TANGERANGNEWS-Aa Gym benar-benar menunjukkan ketidaksukaannya terhadap media. Ia merasa media telah menganiaya dirinya. "Berita palsu dan kebohongan ini jahat sekali. Membuat keluarga saya dan saya teraniaya oleh suatu kebohongan," jelasnya saat dihubungi sejumlah wartawan lewat telepon, Jumat (30/10). Pemberitaan serta perilaku sejumlah wartawan dan infotainment sudah membuat pria bernama asli Abdullah Gymnastiar itu terganggu. Aa Gym pun meminta agar gosip soal dirinya akan bercerai dengan Teh Ninih diakhiri. Ayah 8 anak itu pun meminta para wartawan dan infotainment meninggalkan rumah istri mudanya Teh Rini di Serpong, Tangerang, Banten. "Udah sono pulang," cetusnya. Bahkan, saking kesalnya, penceramah asal Bandung itu menuding infotainment makan uang haram. "Eh denger yah, dosa ini namanya cari nafkah seperti itu. Denger loh yah, nggak akan halal uang yang kalian cari, tidak halal uang yang kalian bawa ke rumah dengan cara dosa seperti ini," cetusnya. Aa Gym gusar karena pemberitaan dirinya akan bercerai sama sekali tidak benar. Dari pihaknya tidak ada yang mengeluarkan pernyataan kalau rumah tangganya dengan Teh Ninih sedang guncang. "Itu kan urusan dalam negeri orang lain. Justru ini dari wartawan gosipnya keluar," imbuhnya gemas.(dtk)

TANGSEL
Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:41

Membangun bangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rupanya membutuhkan kocek yang lebih besar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill