Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS-Aa Gym benar-benar menunjukkan ketidaksukaannya terhadap media. Ia merasa media telah menganiaya dirinya. "Berita palsu dan kebohongan ini jahat sekali. Membuat keluarga saya dan saya teraniaya oleh suatu kebohongan," jelasnya saat dihubungi sejumlah wartawan lewat telepon, Jumat (30/10). Pemberitaan serta perilaku sejumlah wartawan dan infotainment sudah membuat pria bernama asli Abdullah Gymnastiar itu terganggu. Aa Gym pun meminta agar gosip soal dirinya akan bercerai dengan Teh Ninih diakhiri. Ayah 8 anak itu pun meminta para wartawan dan infotainment meninggalkan rumah istri mudanya Teh Rini di Serpong, Tangerang, Banten. "Udah sono pulang," cetusnya. Bahkan, saking kesalnya, penceramah asal Bandung itu menuding infotainment makan uang haram. "Eh denger yah, dosa ini namanya cari nafkah seperti itu. Denger loh yah, nggak akan halal uang yang kalian cari, tidak halal uang yang kalian bawa ke rumah dengan cara dosa seperti ini," cetusnya. Aa Gym gusar karena pemberitaan dirinya akan bercerai sama sekali tidak benar. Dari pihaknya tidak ada yang mengeluarkan pernyataan kalau rumah tangganya dengan Teh Ninih sedang guncang. "Itu kan urusan dalam negeri orang lain. Justru ini dari wartawan gosipnya keluar," imbuhnya gemas.(dtk)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews