80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS-Aa Gym benar-benar menunjukkan ketidaksukaannya terhadap media. Ia merasa media telah menganiaya dirinya. "Berita palsu dan kebohongan ini jahat sekali. Membuat keluarga saya dan saya teraniaya oleh suatu kebohongan," jelasnya saat dihubungi sejumlah wartawan lewat telepon, Jumat (30/10). Pemberitaan serta perilaku sejumlah wartawan dan infotainment sudah membuat pria bernama asli Abdullah Gymnastiar itu terganggu. Aa Gym pun meminta agar gosip soal dirinya akan bercerai dengan Teh Ninih diakhiri. Ayah 8 anak itu pun meminta para wartawan dan infotainment meninggalkan rumah istri mudanya Teh Rini di Serpong, Tangerang, Banten. "Udah sono pulang," cetusnya. Bahkan, saking kesalnya, penceramah asal Bandung itu menuding infotainment makan uang haram. "Eh denger yah, dosa ini namanya cari nafkah seperti itu. Denger loh yah, nggak akan halal uang yang kalian cari, tidak halal uang yang kalian bawa ke rumah dengan cara dosa seperti ini," cetusnya. Aa Gym gusar karena pemberitaan dirinya akan bercerai sama sekali tidak benar. Dari pihaknya tidak ada yang mengeluarkan pernyataan kalau rumah tangganya dengan Teh Ninih sedang guncang. "Itu kan urusan dalam negeri orang lain. Justru ini dari wartawan gosipnya keluar," imbuhnya gemas.(dtk)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGKepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews