PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada laporan soal korban jiwa terkait erupsi di Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang Jawa Timur pada, Sabtu 4 Desember 2021 sore.
"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa," ujar Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers beberapa jam setelah erupsi Gunung Semeru.
BNPB, kata dia, saat ini sedang mendata kerugian materiil dan dampak lainnya dari meletusnya gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.
Lebih lanjut Abdul mengatakan, tim BPBD Kabupaten Lumajang juga tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral, yaitu di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Menurutnya, anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.
Sementara itu, sampai sejauh ini visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Masyarakat setempat yang terdampak langsung letusan Semeru dievakuasi ke tempat yang aman.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews