Connect With Us

PKB Kubu Gus Dur Koalisi dengan PDI-P

| Senin, 16 Februari 2009 | 00:29

NASIONALnews-PDIP Kota Surabaya bakal mempertemukan dua mantan presiden yakni Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri di Surabaya pada 8 Maret, guna mensosialisasikan dukungan PKB ke PDIP pada masyarakat. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Surabaya, Saleh Ismail Mukadar mengemukakan hal itu di Surabaya, Minggu, pada sosialisasi koalisi PDIP dan PKB pro Gus Dur yang dihadiri ratusan kader dari kedua parpol.

Pertemuan turut dihadiri putri Gus Dur, Yenny Wahid dan sejumlah tokoh PDIP dan PKB Jatim diantaranya Ketua DPW PKB Jatim pro Gus Dur, Hasan Aminudin (Bupati Probolinggo), dan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Djarot Saiful Hidayat (Walikota Blitar) bersama sejumlah caleg PDIP.

"Gus Dur masih memiliki banyak pengikut di basis dan diharapkan pada pelaksanaan pemilihan legislatif nanti dapat mendulang suara secara signifikan," ujar Saleh seperti dikutip kompas.com. Ia mengatakan pertemuan Gus Dur dan Megawati bertujuan untuk menguatkan koalisi yang telah dibangun antara PKB pro Gus Dur-PDIP Kota Surabaya. .

Saleh mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan PDIP jumlah suara yang disumbangkan PKB pro Gus Dur memang tidak akan sebanyak 2004 lalu. "Pada saat itu PKB mampu meraih 11 kursi di DPRD Kota Surabaya. Diperkirakan pada Pemilu 2009 ini PKB akan menyumbangkan tujuh hingga delapan kursi," katanya.

Dia mengatakan penurunan suara PKB disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya hadirnya pecahan PKB yakni PKNU, namun demikian suara PKB tetap signifikan bagi PDIP.
Saleh mengatakan tolok ukur keberhasilan koalisi yang dibangun dapat terlihat dari perolehan suara yang diraih.

"Kalau perolehan suara PDIP mampu mendulang lebih dari 20 kursi di DPRD Kota Surabaya, maka dapat dikatakan koalisi yang dibangun dengan PKB pro Gus Dur berhasil," kata Ketua Komisi E DPRD Jatim itu. Sebaliknya apabila perolehan suara yang diraih PDIP kurang dari 20 kursi, ujar Saleh, maka koalisi yang dibangun kedua parpol mengalami kegagalan.

Pada kesempatan tersebut Yenny Wahid mengatakan koalisi yang dibangun bertujuan untuk menyalurkan aspirasi politik konstituen PKB.

"Pada Pemilu 2009 mereka akan menggunakan jalur lain karena PKB sebagai kendaraan politik saat ini telah digunakan oleh orang lain. Ini koalisi taktis strategis lokal, untuk nasional masih belum," ujarnya.

Dia mengatakan koalisi tersebut tidak hanya dilakukan dengan PDIP Kota Surabaya saja karena juga dilakukan dengan sejumlah partai lain seperti Gerindra dan PAN, yang telah dilakukan di Solo, Bandung, Ciamis dan Tasikmalaya.(*)

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill