Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com- Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) membuka rekrutmen bersama bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi bagian dari BUMN.
Seperti diketahui, pendaftaran rekrutmen bersama BUMN telah ditutup sejak Sabtu, 20 Mei 2023, lalu.
Bagi para peserta yang telah dinyatakan lolos akan segera berlanjut ke tahapan selanjutnya, yakni Tes Online Tahap 1.
Untuk itu, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan program rekrutmen bersama BUMN.
"Waspada penipuan ya, RBB 2023 tidak dipungut biaya apapun dan tidak bekerja sama dengan lembaga pendidikan manapun," terang FHCI BUMN dikutip dari akun Instagram resminya, @fhci.bumn pada Jumat, 26 Mei 2023.
Terdapat ciri-ciri dari informasi pengumuman palsu terkait rekrutmen bersama BUMN. Berikut beberapa di antaranya:
1. Kop surat tidak profesional dan tidak jelas
2. Pengumuman hanya disampaikan melalui website resmi RBB 2023, https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/
3. Format surat tidak jelas
4. Peserta diminta untuk mengirimkan data diri secara lengkap
5. Peserta diminta untuk melakukan pembayaran tiket pesawat dan diberikan janji bahwa semua biaya akan diganti atau direimburse
6. Penggunaan logo buram atau kabur pada kop surat
7. Seluruh tahapan tes RBB 2023 dilaksanakan secara online, bukan onsite.
"Setiap tahapan seleksi akan diumumkan melalui https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/ dan dikirimkan ke email masing-masing peserta," kata FHCI.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, mulai Oktober hingga Desember 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews