KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) membuka rekrutmen bersama bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi bagian dari BUMN.
Seperti diketahui, pendaftaran rekrutmen bersama BUMN telah ditutup sejak Sabtu, 20 Mei 2023, lalu.
Bagi para peserta yang telah dinyatakan lolos akan segera berlanjut ke tahapan selanjutnya, yakni Tes Online Tahap 1.
Untuk itu, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan program rekrutmen bersama BUMN.
"Waspada penipuan ya, RBB 2023 tidak dipungut biaya apapun dan tidak bekerja sama dengan lembaga pendidikan manapun," terang FHCI BUMN dikutip dari akun Instagram resminya, @fhci.bumn pada Jumat, 26 Mei 2023.
Terdapat ciri-ciri dari informasi pengumuman palsu terkait rekrutmen bersama BUMN. Berikut beberapa di antaranya:
1. Kop surat tidak profesional dan tidak jelas
2. Pengumuman hanya disampaikan melalui website resmi RBB 2023, https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/
3. Format surat tidak jelas
4. Peserta diminta untuk mengirimkan data diri secara lengkap
5. Peserta diminta untuk melakukan pembayaran tiket pesawat dan diberikan janji bahwa semua biaya akan diganti atau direimburse
6. Penggunaan logo buram atau kabur pada kop surat
7. Seluruh tahapan tes RBB 2023 dilaksanakan secara online, bukan onsite.
"Setiap tahapan seleksi akan diumumkan melalui https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/ dan dikirimkan ke email masing-masing peserta," kata FHCI.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui UP3 Cikupa memberikan edukasi keselamatan listrik kepada siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews