Connect With Us

Sri Mulyani Beri Dukungan untuk Nasabah PNM Mekaar di Pameran UMKM

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 26 Juni 2024 | 17:07

Sri Mulyani mengunjungi booth UMKM dalam acara Talkshow Edukasi Keuangan "Bundaku" yang bertema Ibu, Anak, dan Keluarga Cakap di Gedung Dhanapala, Jakarta pada Selasa, 25 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para pelaku UMKM Indonesia diberi dukungan langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dalam acara Talkshow Edukasi Keuangan "Bundaku" yang bertema Ibu, Anak, dan Keluarga Cakap di Gedung Dhanapala, Jakarta pada Selasa, 25 Juni 2024.

Dukungan tersebut salah satunya diberikan kepada Yuliana Rosita Dewi, seorang nasabah PNM yang tergabung dalam program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

Menurut Sri Mulyani, peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa tidak dapat dicapai tanpa pembangunan ekonomi, di mana peran perempuan sangat penting. 

Lanjutnya, perempuan adalah pencipta peradaban karena mereka adalah guru pertama bagi anak-anak mereka. Jika ibu mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, maka peradaban akan berkembang dengan baik pula.

"Kami mendorong kemajuan perempuan (karena) perempuan itu memberikan dampak untuk generasi yang akan datang," ujarnya.

Di sisi lain, pengusaha jamu sekaligus nasabah PNM Mekaar Yuliana Rosita Dewi mengaku senang usai diberi semangat secara langsung oleh Sri Mulyani saat mengunjungi booth pameran UMKM di acara tersebut. 

Bagi Yuliana, perempuan harus mandiri dan terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam usaha maupun untuk kemakmuran keluarga. 

Saat ini, usaha jamu "Dewi Poetri" miliknya memiliki 10 varian produk dan telah berhasil diekspor ke luar negeri.

"Semangat untuk bunda-bunda di luar sana. Kunci kehidupan yang lebih baik ada di tangan kita para ibu jadi jangan mudah menyerah," ucapnya.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro telah menjadi prioritas PNM sejak beberapa tahun lalu. 

Program ini sejalan dengan pemberian modal intelektual kepada nasabah Mekaar melalui pelatihan pengelolaan keuangan usaha, pembukaan rekening bank, dan banyak lagi.

"Sejak Holding UMi kami juga fasilitasi pembukaan rekening BRI secara otomatis untuk pencairan dana nasabah," jelas Arief.

Oleh karena itu, Arief yakin bahwa dengan intervensi dari PNM, literasi dan inklusi keuangan akan lebih cepat tercapai, memberikan dampak yang signifikan bagi pembangunan ekonomi skala rumah tangga.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill