Connect With Us

Atasi Pengangguran, Disnaker Tangerang Jembatani Kerja Sama 60 BKK SMK dengan PNM

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 13 April 2022 | 14:00

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menjabatani jalinan Memorandum of Understanding (MoU) antara 60 Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Tangerang dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menjembatani jalinan Memorandum of Understanding (MoU) antara 60 Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Tangerang dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mengatasi persoalan pengangguran. 

Kerja sama MoU tersebut berlangsung di kantor Disnaker, Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu 13 April 2022.

 

Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, melalui kerja sama ini para lulusan 60 SMK dapat langsung mengirim lamaran kerja.

“Dengan itu, lewat MoU ini bisa memperkuat komitmen satu sama lain, sehingga tujuan utama untuk menekan angka pengangguran pada lulusan SMK bisa berhasil," ujarnya.

Menurutnya, lamaran kerja para lulusan SMK tersebut bisa diutamakan dalam mengikuti penyaringan tenaga kerja baru di PT PNM. 

"Di mana wadah perusahaannya sudah ada, dan nantinya akan terus ditambah. Saatnya, sekolah mempersiapkan SDM yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja,” ungkap Ujang. 

PT PNM dengan jalinan kerja sama ini membuka kesempatan kerja hingga 100 lowongan baru setiap bulannya. Sedangkan waktu penyaringan atau interview berlangsung setiap Kamis pada setiap pekannya. 

M Akbar Pamungkas, Human Resources Business Partner Officer PT PNM menyebutkan kerja sama dengan BKK ini secara lokasi dan waktu akan fleksibel. Jika di sekolah tersebut banyak siswa yang mau diwawancara maka bisa digelar langsung di sekolah. 

“Jika sedikit dan digabung dengan sekolah lainnya, bisa kita gelar di kantor Disnaker seperti biasanya. Terpenting terus kita jalin komunikasinya,” kata Akbar.

Ketua Forum BKK Kota Tangerang Dian Riviana mengaku langsung menjalin komunikasi dengan ketua BKK di 60 SMK tersebut untuk membangun bank data terkait siswa yang akan segera lulus tahun ini. 

Menurutnya, para siswa yang mengisi data ingin bekerja dikumpulkan dan kemudian dilakukan pendekatan apakah sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja atau passion anak tersebut di PT PNM. 

“Nanti bisa langsung disalurkan untuk mengikuti seleksi kerja. Harapannya pasti sama, semoga anak-anak bisa langsung bekerja dan angka pengangguran bisa kian berkurang,” pungkasnya.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill