Connect With Us

Pegawainya Ditangkap Terkait Judol, Menkomdigi Dukung Kantornya Diperiksa Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 3 November 2024 | 18:05

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan komitmen kementeriannya, untuk mendukung penuh proses penyidikan terkait penangkapan sejumlah karyawannya yang terlibat judi online (judol).

Hal itu disampaikan Meutya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 1 November 2024.

“Kita amat mendukung dan sekali lagi membuka pintu kepada pihak Kepolisian untuk melakukan jika diperlukan pengembangan penyidikan ke dalam, termasuk kalau memang harus masuk ke kantor kami di Kemkomdigi," Meutya.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sebagai upaya bersih-bersih agar Kemkomdigi bisa menjalankan tugas dan fungsi yang diamanahkan presiden dengan baik.

Meutya juga mengatakan saat ini kementeriannya sedang melakukan sterilisasi di lantai-lantai terkait sebagai salah satu upaya mendukung proses penyidikan.

Kemkomdigi juga telah mengeluarkan Instruksi Menteri agar seluruh jajarannya bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam rangka menemukan keterlibatan lainnya.

“Agar semua pejabat maupun PNS di lingkungan Kemkomdigi bekerja membantu polisi, untuk kemudian menemukan kalau memang masih ada anggota-anggota lain juga akan dilakukan pengembangan penyidikan,” ungkap Meutya.

Selain itu, Kemkomdigi juga menginisiasi kegiatan apel bersama tiga kali sehari di setiap pergantian shift, yang diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Hal ini menurut Meutya dilakukan untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan pegawai.

“Mudah-mudahan ini juga memberikan semangat moril kepada teman-teman di dalam dan mengingatkan kita semua di sini ada untuk NKRI, sesuai yang selalu diingatkan oleh Presiden,” ucap Meutya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Meutya juga mendapat dorongan untuk terus memperjuangkan pemberantasan judi online yang menjadi prioritas utamanya.

Bahkan, sejak 10 hari pertama setelah Presiden Prabowo dilantik, Kemkomdigi telah berhasil menutup 187 ribu situs judi online. Angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya.

“Angka ini bukan berarti ini prestasi, tidak, tapi ada kenaikan tajam dalam 10 hari terakhir yang akan kita tambah terus. Apapun itu, judi online bukan prestasi selama itu masih ada. Jadi saya tidak menyatakan itu prestasi kami, tapi paling tidak tren positif di mana 10 hari terakhir ini 187 ribu situs sudah kita take down,” tutur Meutya.

Meutya juga menyampaikan rencana untuk menambah anggota pengawas dari ruang digital demi mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan siber, termasuk judi online.

Selain itu, ia juga berjanji untuk memberikan laporan rutin mengenai situs-situs yang berhasil ditutup, baik mingguan maupun harian, guna memudahkan masyarakat mengawasi kinerja kementerian.

“Ini juga sebagai evaluasi kami, kalau sampai turun masyarakat bisa melihat kenapa turun. Jadi tolong terus kami diawasi,” ujar Meutya.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill