Connect With Us

Salsa Erwina, Diaspora yang Tantang Debat Ahmad Sahroni hingga Keluarganya Mau Didatangi di Pamulang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:08

Salsa Erwina Hutagalung (kiri) dan Ahmad Sahroni (kanan). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sosok Salsa Erwina Hutagalung belakangan ini viral karena menantang debat Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Partai NasDem Ahmad Sahroni.

Tantangan itu dilontarkan Salsa karena merasa geram dengan pernyataan Ahmad Sahroni lantaran menyebut masyarakat yang menuntut DPR RI dibubarkan dengan sebutan "orang tolol sedunia".

Salsa Erwina sendiri merupakan seorang influencer yang tinggal sebagai diaspora di Aarhus, Denmark. Salah satu mahasiswi terbaik UGM tahun 2014 ini, juga pernah menjuarai ajang debat se-Asia Pasifik di Nanyang Technological University, Singapura.

Namun tantangan 18 jam debat terbuka itu ternyata tidak dijawab oleh Ahmad Sahroni. Pria yang dikenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok ini malah menyindir Salsa melalui media sosialnya, ketika Salsa tengah diwawancarai secara live di stasiun tv swasta.

Menanggapi hal itu, Salsa pun mengkritik Ahmad Sahroni yang tidak berani berdebat dengannya secara profesional.

"Jadi tunjangan komunikasi dan aspirasi kalian itu untuk apa, mana pertanggung jawabannya? Kalau aspirasi masyarakat demo saja enggak ditemuin, dihajar sama Polisi dan Brimob, terus sekarang aspirasi yang cuma online saja kamu enggak berani, untuk bisa mendengarkan dan debat terbuka sama aku," kata Salsa melalui Instagramnya.

Bahkan Salsa mengaku jika keluarganya di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hendak ditemui oleh pihak Ahmad Sahroni yang diindikasi hendak melakukan intimidasi.

"Aku dapat laporan dari wartawan bahwa tim Ahmad Sahroni sudah bergerak untuk ke Pamulang. Itu asal aku di Tangerang Selatan, jadi keluarga aku di Pamulang," katanya.

"Ahmad Sahroni, sampai kamu berani intimiasi keluarga aku atau ada intimidasi dari temen-temen di parlemen atau pemerintah di Indonesia, aku habisin kalian!" tegasnya.

Salsa juga mengancam akan mencari dukungan Internasional untuk menggulingkan pihak-pihak yang mengintimidasi keluarganya.

"Inget ya, aku ini bukan orang bodoh dan aku bukan orang miskin. Sampai kalian berani-berani menganggu keluarga aku di Indonesia, akan aku cari support internasional, aku gulingkan kalian!" pungkasnya.

"Hati-hati kalian, aku lulusan hubungan internasional dan aku adalah bisnis development yang sangat handal di dunia. Jadi untuk sekedar mendapatkan dukungan internasional enggak susah buat aku," tambahnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:09

Warga di sekitar kawasan Pintu Air 10, Kota Tangerang, dikejutkan oleh aksi seorang pria yang nekat menceburkan diri ke aliran Sungai Cisadane, Selasa 4 Agustus 2026, sore.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill