Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Keputusan itu diumumkan usai Sidang Isbat yang digelar pada Kamis, 19 Maret 2026, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Penetapan tersebut diambil setelah pemerintah menggelar rangkaian sidang yang diawali dengan Seminar Posisi Hilal pada pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan sidang tertutup pada pukul 18.45 WIB.
Sidang ini diikuti unsur pemerintah, ulama, ahli falak, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah lembaga terkait lainnya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan, sidang isbat merupakan bagian dari mekanisme negara dalam memfasilitasi penentuan awal bulan Hijriah, khususnya bulan yang berkaitan dengan ibadah besar umat Islam dan menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Dalam penentuan awal bulan Kamariah, terutama bulan yang di dalamnya terdapat ibadah dan Hari Raya Besar Islam yang menyangkut hajat hidup orang banyak, negara memfasilitasi dengan menyelenggarakan sidang isbat sebagai bentuk keterlibatan ulil amr atau pemerintah,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.
Dalam sidang tersebut, Kementerian Agama memaparkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hasil perhitungan astronomi menunjukkan posisi hilal di Indonesia masih belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS, yang menjadi acuan bersama Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.
“Dalam penetapan awal bulan kemaria, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal MAHBIMS, MAHBIMS itu negara-negara yang ada di setenggara, Malaysia, Brunei, Indonesia, Singapura, yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,” kata Nasaruddin Umar.
Berdasarkan data hisab yang disampaikan dalam sidang, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di rentang 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik.
Sementara sudut elongasi hilal tercatat berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.
“Adapun data posisi hilal berdasarkan hisap pada hari ini, di seluruh wilayah Indonesia, yaitu ketinggian hilal di atas upuk berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. Secara hisap, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MAHBIMS,” jelasnya.
Selain hasil hisab, keputusan pemerintah juga mengacu pada laporan rukyat dari seluruh titik pemantauan. Dari hasil verifikasi, tidak ada satu pun lokasi yang melaporkan berhasil melihat hilal.
“Musyawarah tersebut mengacu pada hasil hisap dan rukyah yang telah dilakukan oleh tim hisap rukyah Kementerian Agama serta dikonfirmasi oleh petugas yang ditempatkan setidaknya 117 titik pengamat di seluruh Indonesia dan tim penerima laporan rukyah di pusat telah mengkonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat,” ujarnya.
“Tadi Pak Dirja membacakan seluruh titik-titik yang mulai dari Papua sampai Aceh, di situ tidak ada satupun yang dinyatakan melihat hilal,” sambungnya.
Atas dasar hasil hisab dan tidak adanya laporan hilal terlihat, sidang isbat akhirnya menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisap, serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa satu syawal 1447 hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026,” tegas Nasaruddin Umar.
Sebelumnya, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan itu berdasarkan keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews