Connect With Us

Bukan Ekonomi, Ini Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2025

Fahrul Dwi Putra | Senin, 30 Maret 2026 | 09:35

Ilustrasi perceraian. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Kasus perceraian di Indonesia sepanjang 2025 masih cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditampilkan dalam unggahan Kompas.com, penyebab perceraian tertinggi ternyata bukan dari faktor ekonomi.

Dalam data tersebut, perselisihan atau pertengkaran menjadi faktor utama penyebab perceraian di Indonesia dengan jumlah mencapai 282.326 kasus sepanjang 2025. 

Angka itu jauh melampaui faktor ekonomi yang berada di urutan kedua dengan 105.727 kasus.

Jarak yang cukup lebar antara dua faktor teratas itu menunjukkan retaknya rumah tangga di Indonesia lebih banyak dipicu oleh konflik internal yang terus berulang. 

Selain dua penyebab utama tersebut, data juga mencatat sejumlah faktor lain yang turut mendorong terjadinya perceraian.

Penyebab ketiga terbanyak adalah salah satu pihak meninggalkan pasangannya dengan 31.029 kasus. 

Setelah itu, terdapat kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT sebanyak 7.138 kasus.

Berikut daftar penyebab perceraian di Indonesia sepanjang 2025 berdasarkan data BPS. 

1. Perselisihan/Pertengkaran – 282.326 kasus

2. Ekonomi – 105.727 kasus

3. Meninggalkan Salah Satu Pihak – 31.029 kasus

4. KDRT – 7.138 kasus

5. Judi – 4.623 kasus

6. Mabuk – 2.033 kasus

7. Dihukum Penjara – 1.390 kasus

8. Zina – 1.147 kasus

9. Poligami – 959 kasus

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill