Connect With Us

Tekan Emisi Karbon, ALVAboard dan Rekosistem Bangun Ekosistem Sirkular di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 April 2026 | 19:02

Masyarakat menyetorkan plastik kardus bekas di Waste Station hasil kolaborasi ALVAboard dan Rekosistem untuk didaur ulang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Produsen kardus kemasan ramah lingkungan di Tangerang, ALVAboard, resmi menggandeng perusahaan climate-tech Rekosistem untuk menciptakan rantai industri sirkular.

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata sektor manufaktur Asia Tenggara dalam menekan emisi karbon melalui inovasi material dan teknologi.

ALVAboard mendobrak stigma negatif plastik dengan mengandalkan material Polypropylene (PP) corrugated. Berbeda dengan plastik sekali pakai, produk ini dirancang dengan prinsip Design for Sustainability: tahan lama, dapat digunakan berulang kali, dan 100% dapat didaur ulang.

“Kita perlu mengubah narasi dari sekadar 'mengurangi plastik' menjadi 'mengelola siklus plastik'. Di ALVAboard, tanggung jawab kami tidak berakhir saat produk keluar dari pabrik. Kami memastikan bahwa produk tersebut memiliki jalan untuk kembali dan lahir kembali menjadi nilai baru,” ujar Alden Lukman, CEO ALVAboard, Senin 27 April 2026.

 

Sistem Logistik Terbalik dan Insentif untuk Masyarakat

Melalui sinergi ini, ALVAboard menerapkan sistem Reverse Logistics. Aliran barang yang biasanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA), kini ditarik kembali melalui jaringan Reko Hub dan Waste Station.

Sistem digital dari Rekosistem memungkinkan setiap material yang masuk tercatat dengan baik, sehingga ALVA Group dapat memantau alur pengelolaan sampah secara lebih transparan.

Data ini kemudian menjadi dasar dalam melihat kontribusi nyata terhadap upaya pengurangan emisi karbon, sekaligus memperkuat komitmen keberlanjutan yang terukur.

Integrasi ini sangat krusial bagi sektor industri di Asia Tenggara yang tengah bertransformasi menuju standar ESG (Environmental, Social, and Governance).

"Dengan sistem yang terukur, ALVAboard memberikan kepastian bagi mitra bisnis bahwa kemasan yang kami gunakan merupakan bagian dari sistem yang bertanggung jawab dan tidak berkontribusi pada pencemaran lingkungan jangka panjang," tambah Alden.

Tak hanya itu, untuk mendorong partisipasi publik, ALVAboard memberikan insentif ekonomi. Masyarakat yang menyetorkan sampah plastik keras ke ekosistem ini akan mendapatkan nilai ekonomi, khusus untuk material ALVAboard dihargai Rp2.000 per kilogram.

"Secara bersamaan, program ini menciptakan pemberdayaan ekonomi dengan memberikan penghasilan tambahan bagi para penggiat lingkungan serta komunitas lokal yang terlibat aktif," ujar Alden.

Langkah ini bukan sekadar aksi lingkungan, tapi juga strategi menghadapi kebijakan pajak karbon internasional. Dengan memperkuat R&D dan memperluas jaringan daur ulang bersama Rekosistem, ALVAboard optimis industri plastik bisa menjadi kekuatan positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional tanpa merusak bumi.

KAB. TANGERANG
Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga Perairan Utara Tangerang

Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga Perairan Utara Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 20:10

Upaya pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau diperluas hingga ke Perairan Utara Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill