Connect With Us

Bethsaida Hospital Kini Punya MRI AI Super Canggih, Hasil Scan Lebih Tajam dan Cepat

Redaksi | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:08

Bethsaida Hospital memiliki MRI 3 Tesla SIGNA Hero berbasis Artificial Intelligence (AI). (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com - Masyarakat kini tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan medis berteknologi tinggi. Bethsaida Hospital resmi menghadirkan MRI 3 Tesla SIGNA Hero berbasis Artificial Intelligence (AI), teknologi terbaru yang diklaim mampu menghasilkan gambar lebih tajam sekaligus memangkas waktu pemeriksaan hingga 50 persen.

Kehadiran alat diagnostik generasi terbaru dari GE HealthCare ini menjadi langkah besar dalam penguatan layanan kesehatan modern terutama untuk penanganan penyakit serius seperti stroke, tumor otak, gangguan jantung, cedera olahraga hingga kanker.

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso mengatakan, teknologi MRI terbaru tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan diagnosis yang cepat, akurat, dan nyaman.

“Dengan teknologi ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan diagnostik berkualitas tinggi tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri,” ujarnya kepada media, Kamis 21 Mei 2025. 

Berbeda dengan MRI konvensional, teknologi SIGNA Hero dilengkapi sistem AI seperti AIR Recon DL dan Sonic DL yang mampu meningkatkan ketajaman pencitraan hingga 60 persen.

Teknologi ini juga membuat proses pemeriksaan lebih singkat, terutama pada organ yang bergerak aktif seperti jantung.

Tak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi, rumah sakit ini juga mencoba menjawab keluhan klasik pasien MRI seperti rasa takut berada di ruang sempit. Mesin MRI terbaru tersebut memiliki bore atau lubang pemindaian berdiameter 70 cm, lebih luas dibanding alat biasa sehingga pasien merasa lebih nyaman dan minim klaustrofobia.

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven menjelaskan teknologi AI pada MRI 3 Tesla membantu dokter mendapatkan detail gambar yang lebih presisi dalam waktu lebih efisien.

“Ini sangat membantu dalam evaluasi kasus stroke, tumor otak, saraf terjepit, gangguan jantung, hingga cedera olahraga karena hasil pencitraannya lebih detail,” jelasnya.

MRI 3 Tesla ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan medis mulai dari pemeriksaan saraf, tulang belakang, jantung dan pembuluh darah, hingga ortopedi seperti cedera ligamen lutut, nyeri bahu, dan gangguan sendi.

Sementara itu, CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo menyebut adopsi teknologi MRI berbasis AI di Bethsaida Hospital menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan radiologi di Indonesia.

“Teknologi ini membantu meningkatkan kualitas gambar secara signifikan sekaligus mempercepat waktu pemeriksaan sehingga pengalaman pasien menjadi lebih baik,” katanya. 

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Minggu, 7 Juni 2026 | 18:07

Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa SDN dan SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mendapatkan seragam sekolah gratis berupa seragam batik dan pakaian olahraga.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill