Connect With Us

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

Para siswi SMA Taruna Nusantara Magelang melakukan praktikum pengoperasian PLTS sebagai bagian dari program edukasi energi baru terbarukan dari PLN dan IT PLN. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan di Sekolah Menengah Atas". 

Program ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang memahami energi bersih sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE).

Pelatihan berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan melibatkan lebih dari 250 siswa kelas XI dan XII dari tujuh SMA di Indonesia, yakni SMA Taruna Nusantara Magelang, SMA Gama Yogyakarta, SMA Taruna Brawijaya Jawa Timur, SMAN 1 Binjai, SMAN 4 Medan, SMAN 5 Surabaya, dan SMAN 94 Jakarta Barat.

Materi yang diberikan meliputi teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE).

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi nasional.

"Akselerasi transisi energi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa. Melalui edukasi ini, PLN ingin membekali para siswa dengan wawasan praktis mengenai pemanfaatan energi ramah lingkungan di sekitar kita," ujar Nurlely.

Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama IT PLN, Ahsin Sidqi, menjelaskan peserta mendapatkan pembelajaran mengenai pemanfaatan energi surya dan teknologi pengolahan sampah menjadi energi sebagai bagian dari penguatan kemandirian energi.

"Kami berharap transisi energi didukung oleh semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Hari pertama, kita ajarkan tentang bagaimana energi surya yang melimpah dan bisa dibuat menggantikan energi fosil yang sudah sangat terbatas. Hari kedua adalah WTE, bagaimana sampah-sampah menjadi masalah di berbagai kota akan menjadi solusi ketika dijadikan energi. Kita ajak semua lapisan masyarakat. Kuncinya adalah kemandirian energi dan kedaulatan energi," jelas Ahsin.

Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. 

Menurutnya, pelatihan ini dapat membekali siswa sebagai calon pemimpin dengan kemampuan memahami kebutuhan masyarakat melalui inovasi di bidang energi terbarukan.

“Kami berterima kasih atas program yang telah diinisiasi oleh PLN dan IT PLN dalam rangka pelatihan untuk para siswa dan para pamong untuk pembangkit listrik tenaga surya dan WTE. Kami berharap program ini betul-betul memberikan dampak yang positif bagi para pamong, dan khususnya para siswa yang nantinya akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa,” ujar Imam.

Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahapan, yakni dua hari In Class Training, dua hari praktikum Project, sesi Check Point, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban. Seluruh peserta memperoleh materi pembelajaran, pendampingan, dan sertifikat.

Sebagai bagian dari program, PLN juga menyerahkan bantuan berupa unit PLTS sebagai sarana pembelajaran di sekolah, perangkat pembiakan Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan sampah organik, serta alat press pembuatan lilin aromaterapi berbahan maggot.

Ke depan, materi mengenai PLTS dan WTE akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran di luar kurikulum reguler agar dapat diteruskan kepada setiap angkatan secara berkelanjutan.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill