Connect With Us

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

Fahrul Dwi Putra | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:52

Kantor BMKG Stasiun Geofisika Klas I Tangerang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Gerhana Matahari Total yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, tidak dapat disaksikan secara langsung dari wilayah Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, jalur totalitas gerhana tidak melintasi wilayah Indonesia. Selain itu, sebagian besar rangkaian fenomena tersebut berlangsung ketika Indonesia berada pada malam hari.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan, masyarakat Indonesia tetap dapat menyaksikan fenomena tersebut melalui siaran resmi NASA.

"Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA," kata Teguh Rahayu dikutip dari Kompas.tv, Senin 10 Agustus 2026.

Gerhana Matahari Total tersebut dapat diamati secara langsung dari sejumlah wilayah di Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, dan Amerika Utara.

BMKG mencatat rangkaian gerhana dimulai pada fase Gerhana Matahari Sebagian atau P1 pada pukul 15.34 Universal Time (UT), yang bertepatan dengan pukul 22.34 WIB pada 12 Agustus.

Fase totalitas atau U1 dimulai pukul 16.57 UT atau 23.57 WIB. Sementara puncak gerhana terjadi pada pukul 17.45 UT, atau 00.45 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Seluruh rangkaian gerhana kemudian berakhir pada pukul 19.57 UT atau 02.57 WIB pada 13 Agustus.

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus saat fase Bulan Baru. 

Pada saat totalitas, piringan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari wilayah yang berada di jalur bayangan inti atau umbra.

Wilayah yang masuk dalam jalur totalitas akan mengalami perubahan pencahayaan selama berlangsungnya fase tersebut. 

Sementara wilayah yang berada di area penumbra hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

BMKG mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah pengamatan agar tidak melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan mata yang sesuai.

Pengamatan harus dilakukan menggunakan kacamata khusus yang dilengkapi filter Matahari untuk melindungi mata dari paparan cahaya Matahari.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill