Connect With Us

Andi Mallarangeng Dicegah ke Luar Negeri

| Kamis, 6 Desember 2012 | 19:15

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menghaidiri acara Ombusman di Jakarta. Tampak juga hadir, Andi Malarangeng. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-KPK merilis tiga nama yang dicegah ke luar negeri. Namun KPK hanya menyebut inisial ketiganya yakni AAM, AZM dan MAT. Siapa ketiganya?

Ketiganya dicekal dalam kasus Hambalang. AAM tak lain adalah Menpora Andi Alfian Mallarangeng, sedangkan AZM adalah Andi Zulkarnaen Mallarangeng dan MAT adalah M Arief Taufiqurrahman dari PT Adhi Karya. Ketiga nama itu dibenarkan oleh Humas Dirjen Imigrasi Maryoto Sumadi.

"Benar tiga orang itu yang dicegah KPK," ujar Maryoto saat ditanyakan pencekalan ketiganya, Kamis (6/12).

Zulkarnaen atau yang akrab disapa Choel Mallarangeng adalah adik Menpora Andi Mallarangeng. Nama Choel pernah disebut Mindo Rosalina Manulang sebagai salah satu pihak yang menerima dana dari Grup Permai, perusahaan milik Muhammad Nazaruddin, terkait proyek Hambalang.

Rosa yang juga mantan anak buah Nazaruddin pernah bersaksi di persidangan, dan mengatakan Grup Permai menggelontorkan uang Rp 20 miliar untuk mengegolkan proyek Hambalang dan Wisma Atlet. Uang tersebut, kata Rosa, diberikan ke sejumlah pihak, antara lain Choel, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta ke beberapa anggota DPR.

Nama Arif muncul dari puluhan pejabat yang diduga terindikasi terlibat dalam kasus Hambalang. Arif masuk dalam keterlibatan dalam Proses Pemilihan Rekanan proyek sebesar Rp2,5 triliun itu berdasarkan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Surat cegah baru dikirim tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB," tambah Maryoto.
Pencegahan keduanya setelah KPK melayangkan surat ke Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM. "Memang benar KPK sudah mengirim surat kepada Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM no 4569/01/23/12/2012 ," ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di gedung KPK. (MDK)
 
 
BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill