Connect With Us

Tetap Sehat Usai Santap Hidangan Lebaran

Jurnalis Warga | Rabu, 6 Juli 2016 | 20:55

Ilustrasi kue (Istimewa / Istimewa)

Penulis : Dr. Ari Fahrial Syam

Hidangan lebaran memang menggoda. Umumnya makanan dan minuman yang disajikan saat lebaran tersebut tinggi lemak, punya rasa manis, serta asin.

Kue-kue manis mengandung kalori tinggi, yang biasanya dibuat dengan kuning telur yang banyak. Selain itu, banyak juga hidangan yang mengandung santan.

Apalagi jika makanan tersebut dimasak berulang-ulang sehingga lemak jenuhnya semakin tinggi dan ini sudah pasti tidak baik untuk kesehatan.

Berikut tips agar tetap sehat pasca-lebaran :

  1. Usahakan hanya mengkonsumsi 1 macam lauk saja.
  2. Jika merasa cemilan atau kue lebaran yang dikonsumsi sudah cukup banyak kurangi nasi saat makan besar.
  3. Hindari camilan yang mengandung coklat, keju dan lemak tinggi. Lemak mempunyai kalori yang lebih besar 2 kali lebih dari karbohidrat.
  4. Minum lebih dari 2 liter per hari.
  5. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran, usahakan 5 kali penyajian saat makan pagi, siang, malam dan disela-sela makan tersebut.
  6. Tetap melakukan aktivitas olah raga atau bergerak, jika silahturahmi bisa dijangkau dengan berjalan usahakan lakukan dengan berjalan.
  7. Usahakan tidur minimal 6 jam.

 

KOTA TANGERANG
Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Pendaftaran Dibuka 12 Januari, Ini Syarat Dapat Bansos Mahasiswa Rp6 Juta di Kota Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi membuka Pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Mahasiswa untuk Murni Tahun Anggaran 2027.

KAB. TANGERANG
Komika Mega Salsabilah Diserang Buzzer Usai Kritik Pemkab Tangerang

Komika Mega Salsabilah Diserang Buzzer Usai Kritik Pemkab Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 21:06

Seorang Komika Mega Salsabilah mengaku tidak takut untuk terus mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang soal kebijakan - kebijakan yang dirasa janggal.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill