Connect With Us

Main diluar Yuk Menggebrak Festival Hijau BSD Ke-XII

Denny Bagus Irawan | Minggu, 14 Juni 2015 | 15:57

Dik Doank saat menggebrak Festival Hijau BSD City ke XII di Taman Kota I, Serpong, Kota Tangsel. (Dira Derby / TangerangNews)



 
TANGERANG SELATAN-Komunitas Kandang Jurank Doank mewarnai Festival Hijau BSD City ke-XII yang bertema 'Menuju Budaya Ramah Lingkungan' yang digelar sejak 13-14 Juni 2015 di Taman Kota I, Serpong, Kota Tangsel. Komunitas yang diasuh artis Dik Doank yang dikenal aktivis lingkungan menggebrak acara tersebut dengan tembang lagu Main Diluar Yuk.

Direktur PT BSD Tbk Syukur Lawigena mengatakan, festival yang digelar setiap tahun itu guna memperingati hari lingkungan hidup se-dunia. "Sesuai dengan tema, maka kegiatan lingkungan dalam acara tahun ini dilaksanakan dengan konsep edutainment dalam bentuk pengajaran dan pelatikan langsung kepada masyarakat tentang berbagai upaya penghijauan," ujar Syukur.

Dalam acara tersebut, panitia juga mengundang 320 pelajar pramuka penggalang dari tingkat SMP/sederajat yang berada di Kwartir Cabang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

"Para pramuka dilibatkan dalam pelatihan green skills, yaitu bentuk kecakapan yang dalam prakteknya berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan, seperti composting, membuat lubang biopori, melakukan pembibitan dan pemerliharaan tanaman hijau, serta pemilahan sampah oraganik dan non organik," papar Syukur.

Sedangkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dirinya mengharapkan kepada mereka yang hadir dalam festival hijau memulai budaya ramah lingkungan dari rumah masing-masing. "Tidak perlu jauh-jauh, dimulai dari rumah kita masing-masing saja, itu akan membantu pemerintah," tuturnya.
    
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Kota Tangsel Rahmat Salam mengatakan, BSD atau Sinar Mas Land adalah satu-satunya pengembang yang melakukan kegiatan go green seperti secara berkelanjutan setiap tahun. Pihaknya mengaku sangat berterima kasih kepada BSD atas kegiatan yang diakhiri dengan pelepasan ratusan ekor burung dan pembuatan 1.000 lubang biopori itu.

"Ini seharusnya dilaksanakan oleh pengembang lain juga, di Tangsel kan ada ratusan pengembang. Malah ada tujuh pengembang yang kami blacklist karena persoalan yang menyebabkan berdampak pada lingkungan hidup," terang Rahmat.  

 
Sedangkan Dik Doank mengatakan, dirinya sedih dengan kondisi pergaulan anak saat ini yang cenderung lebih banyak bermain ponsel. "Sama matahari anak-anak sekarang takut, takut hitam. Karenanya saya mengajak semua main diluar yuk," katanya. (ADV)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill