Connect With Us

Dwijaya Karya Group Bangun Hunian di Tigaraksa & BSD, Harga Mulai Rp300 Jutaan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 Desember 2021 | 22:40

Perumahan Grand Almas Residence di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengembang Dwijaya Karya Group menghadirkan hunian dengan segmen harga Rp300 juta sampai Rp600 juta. Hunian tersebut yakni Perumahan Grand Almas Residence di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dan Apartement Akasa Pure Living di BSD, Serpong, Kota Tangsel.

GM Sales & Marketing Dwijaya Karya Group, Suwandi mengatakan produk properti dengan segmen tersebut khususnya perumahan masih akan menjanjikan.

Karena itu, pihaknya menyasar pasar dengan segmen harga tersebut. Bahkan 75% proyek yang dihadirkan memang dibanderol dengan harga Rp300 hingga Rp 600 juta. 

“Di tahun 2022 saya rasa akan lebih baik mengingat situasi pandemi Covid-19 yang sudah lebih baik dan tingkat pertumbuhan ekonomi kita yang juga masih positif,” ujarnya seperti dilansir dari Kontan, Rabu 22 Desember 2021.

Menurutnya, di tahun ini pihaknya telah mengembangkan beberapa proyek. Melalu PT Karya Cipta Papan, proyek anyar yang dibangun bertajuk Grand Almas Residence seluas 5 hektare di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Proyek ini nantinya akan merangkum 400 unit rumah.

“Kemudian ada juga proyek Apartement Akasa Pure Living yang berlokasi di BSD, Serpong,” katanya.

Adapun unit rumah di Grand Almas akan dipasarkan dengan harga mulai Rp 300 jutaan hingga Rp 600 jutaan. Dwijaya Karya Group ini nantinya akan mengusung konsep lingkungan yang menyeimbangkan gaya hidup bagi penghuni, menyediakan kenyamanan dan keamanan 24 jam, harga yang relatif terjangkau.

Apartement Akasa Pure Living di BSD, Serpong, Kota Tangsel.

“Untuk pengembangan rumah yang baru mulai kita pasarkan 1 bulan sudah terjual 60% untuk tahap pertama,” tambah dia. 

Beberapa keunggulan properti yang dihadirkan dengan harga tersebut yakni kemudahan proses KPR dan bunga yang masih sangat rendah, sehingga membuat class market di segmen Rp300 sampai Rp600 juta semakin dimudahkan untuk memiliki huniannya sendiri. 

“Dan selain itu dengan harga segitu, DP yang disiapkan konsumen juga tidak terlalu besar dan angsuran KPR-nya pun masih terjangkau,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi yang semakin menjanjikan, Dwijaya Karya berencana akan menggarap beberapa proyek di tahun 2022. Lokasi yang menjadi pertimbangan yakni di Tangerang dan Serang.

“Tahun depan kita ada beberapa pertimbangan proyek yg akan kami jalankan, yang pasti adalah proyek perumahan dengan range harga yang tidak jauh berbeda di kisaran Rp300 sampai Rp600 jutaan,” tutup dia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Senin, 14 September 2026 | 00:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill