Connect With Us

Catat Penjualan Positif Sepanjang Tahun, ModernCikande Raih Penghargaan PIA 2025 dan 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 26 November 2025 | 14:52

Kawasan industri MCIE meraih penghargaan Property Development – Industrial Estate Development di Dua Mutiara Ballroom, Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa, 25 November 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kawasan industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE) l dinobatkan sebagai peraih penghargaan Properti Indonesia Award 2025 untuk kategori Property Development – Industrial Estate Development dengan predikat Integrated Industrial Township Development in Banten. 

Penghargaan tersebut diberikan dalam seremoni tahunan Majalah Properti Indonesia di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa 25 November.

MCIE yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., dinilai unggul berkat ekosistem kawasan yang telah terbentuk, tata ruang yang terencana, dan infrastruktur modern yang mendukung aktivitas industri. 

Dengan luas mencapai 3.175 hektar, kawasan ini menjadi yang terbesar di Provinsi Banten sekaligus salah satu yang terbesar di koridor barat Jakarta.

Lokasinya dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 900 meter dari exit Tol Cikande yang terhubung langsung dengan Tol Jakarta–Merak.

Kawasan tersebut juga berada di jalur distribusi menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Cigading, Ciwandan, dan Merak. 

Saat ini lebih dari 350 perusahaan lokal hingga multinasional beroperasi di MCIE, meliputi sektor makanan dan minuman, otomotif, kimia, baja dan smelter, serta material bangunan.

Gregorius Eddy Yap Kurniawan selaku Sales Marketing General Manager PT Modern Industrial Estat mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pengembang untuk terus meningkatkan kawasan yang unggul. 

“Kami berharap penghargaan ini memperkuat kepercayaan investor dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kawasan industri yang semakin modern, terintegrasi, dan kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson menjelaskan, ModernCikande telah dilengkapi infrastruktur pendukung yang membuat kawasan saling terintegrasi.

Kata Wilson, lahan yang disediakan juga menyasar kebutuhan industri makanan dan minuman, obat-obatan, hingga kosmetik.

Sepanjang 2025, kinerja penjualan lahan di ModernCikande menunjukkan perkembangan stabil. 

Menurut Gregorius Eddy Yap Kurniawan, meningkatnya permintaan terutama dipengaruhi masuknya investor asing yang melakukan relokasi industri dari beberapa negara Asia akibat perubahan kebijakan perdagangan global.

Hingga kuartal empat tahun ini, penjualan lahan mencapai sekitar 50 hektar. Beragam sektor masuk ke kawasan tersebut, mulai dari tekstil, elektronik, material bangunan, hingga perusahaan yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi barunya.

Pengembangan MCIE telah memasuki Fase 7 dengan cakupan sekitar 840 hektar. 

Saat ini, pengembang sedang menyiapkan peningkatan kapasitas air dan listrik serta jaringan 5G untuk mendukung kegiatan industri berteknologi tinggi.

Di saat bersamaan, Fase 8 seluas kurang lebih 1.000 hektar telah disiapkan sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang. Dari total 3.175 hektar kawasan, sekitar 1.445 hektar sudah dikembangkan secara bertahap.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill