Connect With Us

Giggsy Gabung Klub 150

| Jumat, 2 Oktober 2009 | 18:07

TANGERANGNEWS-TIDAK salah kalau pendukung Manchester United begitu memuja Ryan Giggs. Selain dedikasi yang begitu tinggi, spiritnya untuk mempersembahkan yang terbaik buat tim tidak pernah pudar. Meskipun usianya sudah masik 35 tahun, yang di dunia sepak bola bisa masuk kategori evergreen. Tambahan satu gol ke gawang Wolfsburg dini hari kemarin mengantar Giggs masuk "klub" 150 United. Yakni, pemain yang sudah mencetak 150 gol atau lebih bagi The Red Devils, sebutan United. Selain dia, hanya delapan pemain yang masuk klub elite yang didominasi striker tersebut. Giggs juga berpeluang menyalip catatan nama-nama di atasnya. Saat ini, yang angkanya paling dekat dengan dia adalah Joe Spence, yang membela United selama 12 tahun, yakni mulai 1919 hingga 1933. Dalam 510 penampilan, dia mencetak 168 gol. Kans Giggs untuk melampaui itu cukup besar, mengingat sampai sekarang dia masih menjadi pilihan di tim inti United. "Saya malah tidak menyadari kalau itu (gol ke gawang Wolfsburg) adalah yang ke 150 selama karir saya," ucap Giggs seperti dikutip Daily Mail. "Saya sangat bangga karenanya. Tapi yang paling penting, berkat gol itu, motivasi teman-teman kembali bangkit setelah lawan memimpin duluan. Akhirnya kami bisa membalikkan kedudukan," lanjut pemain asal Wales itu. Seperti biasa, Giggs menanggapi semua pujian yang mengarah kepadanya dengan rendah hati. Bahkan, dia tidak mengira kalau tendangan bebasnya di menit ke-59 itu bakal berbuah gol. "Menurut saya, itu free kick yang jelek, kurang perhitungan. Mungkin saya dinaungi banyak keberuntungan," katanya. "Secara keseluruhan, saya puas dengan penampilan tim kami. Di 30 menit terakhir, kami sedikit kehilangan kontrol bola dan akurasi passing. Itu terjadi tepat setelah Wolfsburg membuat gol. Tapi kami segera kembali dan menunjukkan karakter kami sebagai tim besar," papar Giggs. Sejatinya, Giggs bukan produk asli United. Pertama kali belajar sepak bola, pemain kelahiran Cardiff, Wales, itu memilih rival sekota United, Manchester City sebagai tempat menimba ilmu. Dia bermain di akademi City selama dua tahun, yakni pada 1985 hingga 1987. Setelah itu, dia pindah ke United. Hanya tiga tahun dia habiskan di tim junior. Pada awal musim 1991, Alex Ferguson menariknya ke skuad senior. Sejak itulah dia mengukir sejarah bersama tim tersebut. Khusus di Premier League, dia sudah membukukan 569 penampilan dan 104 gol. (ir/jp)
TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill