Pembunuhan Wanita di Pasar Kemis Direkayasa Jadi Bunuh Diri, Terungkap Gegara Isi Chat
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:40
Jajaran Polresta Tangerang berhasil membongkar skenario licik di balik kematian seorang wanita berinisial R, 29.
TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang kembali menjamu lawan di kandang, Stadion Sport Center Kelapa Dua, di liga 2 pada laga ke-2 pekan ke-16. Kamis (12/9/2019)
Tim asuhan Widodo Cahyo Putro ini menang 1-0 atas tamunya Sriwijaya FC berkat gol yang dicetak Sirvi pada menit ke-43.
Sirvi menerima umpan dan melepaskan tendangan keras yang gagal dihalau kiper GaLih Sudaryono.

Pertandingan pada babak pertama, semakin sengit, Sriwijaya mulai melakukan serangan balik, namun tim laskar Wong Kito itu tidak bisa menyusul poin pada babak pertama.
Kemudain memasuki babak kedua, Sriwijaya FC hampir kebobolan lagi, namun bola yang dilesatkan Pendekar Cisadane berhasil dihalau oleh Galih Sudaryono.
Hingga peluit panjang dibabak kedua, skor tidak berubah untuk kemenangan Persita.
Baca Juga :
Pelatih Kepala Persita, Widodo C. Putro mengatakan, sebenarnya permainan tim Sriwijaya FC ini sangat cepat dan kuat.
"Iya begitu kita dapat bola, kita tidak bisa cepat dan langsung disambat oleh mereka," ujarnya.
Lanjut Widodo, pertandingan hari ini akan menjadi evaluasi agar pola permainan berkembang dipertandingan selanjutnya dapat mencuri poin penuh.
"Jadi kita ini harus jeli karena yang saya lihat pemain ini banyak sekali melakukan pelanggaran, nah itu harus kita waspadai dan hindari," ungkapnya.
Sementara itu, Sirvi Arvani, pencetak gol dipertandingan Persita hari ini mengatakan kebanggaannya atas hasil yang diraih di pertandingan yang disaksikan langsung para supporter Persita.
"Ini benar-benar kerja keras anak-anak yang luar biasa, walaupun satu poin. Apalagi bermain dikandang sendiri, jangan sampai kita enggak dapat poin sama sekali," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGJajaran Polresta Tangerang berhasil membongkar skenario licik di balik kematian seorang wanita berinisial R, 29.
Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews