Connect With Us

Cetak Bibit, PQS Gelar Festival Panahan di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 14:24

Perlombaan olahraga panahan di Stadion Galapuri, Ciledug. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Pemuda Qolbun Salim (PQS) Archery School Program yang berlokasi di Ciledug, Kota Tangerang  menggelar Barebow 

Festival 2019 atau turnamen cabang olahraga panahan untuk mencetak para bibit atlet, Sabtu (26/10/2019).

Turnamen panahan yang berlangsung selama 26 hingga 27 Oktober 2019 di Stadion Galapuri, Ciledug, Kota Tangerang itu pun digelar sebagai bagian untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda 

Perlombaan olahraga panahan di Stadion Galapuri, Ciledug.

Ketua PQS Archery School Program, Anang Sukandar mengatakan, Barebow Festival 2019 merupakan turnamen yang digelar ketiga kalinya.

"Alhamdulillah, even ini yang ketiga dan paling besar. Karena terbuka hingga diikuti 68 klub atau sekolah," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Perlombaan olahraga panahan di Stadion Galapuri, Ciledug.

Anang menjelaskan, turnamen panahan ini diikuti 300 peserta yang merupakan kontingen dari sekolah hingga umum asal Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Dalam turnamen ini, kata Anang, para peserta mengikuti beragam kategori. Di antaranya, kategori barebow pemula U13 jarak 7 meter, barebow pemula U-19 jarak 15 meter, barebow umum jarak 20 meter, barebow beregu umum.

"Barebow yang kami selenggarakan ini festival tahunan yang sudah masuk dalam agenda Perpani (Persatuan Panahan Indonesia)," ucapnya.

Baca Juga :

Festival ini dapat mencetak bibit-bibit atlet panahan. Anang menyebut, festival juga sebagai persiapan untuk mengikuti kejuaraan  Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) Kota Tangerang 2020.

Perlombaan olahraga panahan di Stadion Galapuri, Ciledug.

Dirinya juga berharap, cabang olahraga panahan bisa bermasyarakat di Kota Tangerang demi membentuk karakter pribadi yang tangguh.

"Kami ingin olahraga panahan ini bisa lebih bermasyarakat di Kota Tangerang, karena bisa membentuk karakter yang kuat dan berani," pungkasnya.

Piala Perlombaan olahraga panahan di Stadion Galapuri, Ciledug.

Sementara itu, seperti diketahui Menpora Zaidudin yang baru dilantik pada 23 Oktober 2019 lalu 

berharap pencapaian cabang olahraga panahan di SEA Games 2019 bisa lebih baik dari edisi sebelumnya.

"Persiapan yang semakin dekat ini, kondisi atlet panahan cukup baik. Semoga nantinya bisa meraih medali emas, lebih baik dari sebelumnya," kata Zainudin seperti dikutip situs resmi Kemenpora.(RAZ/HRU)

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill