Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Ratusan anak-anak usia 4 - 12 tahun di BSD City, Kota Tangsel, mengikuti lomba membaca Al-Qur’an yang diselenggarakan Yayasan Muslim Sinar Mas Land bersama Forum Masjid Mushola BSD serta Yayasan Mama Papa.
Kegiatan yang merupakan puncak acara Program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) 2019 ini diselenggarakan di Masjid Islam Cikal Harapan BSD City, Kota Tangsel Minggu (22/9/2019).
Para peserta lomba merupakan anak-anak yang telah dapat membaca Al-Qur’an dengan metode Mama Papa. Ada sekitar 500 anak anak berusia 4-12 tahun, yang terdaftar dalam program BBQ dari 77 masjid di sekitar BSD City.
BACA JUGA:
Perlombaan ini dibagi ke dalam tiga kategori, terdiri dari kategori A untuk anak usia 4-6 tahun, kategori B untuk anak usia 7-9 tahun, kategori C untuk anak usia 10-12 tahun dengan total hadiah sebesar Rp50 Juta.
Lomba baca Al-Qur’an ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustad Solmed yang bertemakan “Mari Memahami Al-Qur’an untuk Anak-Anak”.

Program ini bertujuan untuk memberantas buta baca Al-Qur’an serta mengimplementasikan program SATU BSD (Silaturahmi Antar Umat melalui program Berdikari Sehat Damai) di sekitar kawasan BSD City.
“Kami berharap program Berantas Buta Al Quran (BBQ) bisa berkontribusi mendidik dan menanaman nilai Al-Quran sejak dini kepada anak anak," terang Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land.

Dhony yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Lan ini berharap semoga melalui program BBQ dan lomba membaca Al-Quran ini akan membuat anak gemar membaca Al-Quran dan dapat memahami isinya.
"Juga mengimplementasikannya menjadi seorang muslim yang membawa rahamat bagi seluruh alam dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.(RAZ/RGI)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBagi masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat mendatangi polres setempat untuk mengecek keberadaanya.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews