Connect With Us

Raka & Hargono Sang Jawara Kompetisi Micro Drone Sinar Mas Land

Rachman Deniansyah | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 20:20

Raka Sang Jawara Kompetisi Micro Drone Sinar Mas Land (Rahman / TangerangNews.com)

 

 

TANGERANGNEWS.com- Raka Rajendra dan Hargono menjadi jawara pada ajang micro drone di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Kejuaraan Dunia,  perhelatan Sinar Mas Land Micro Drone Race Competition 2019 digelar di The Breeze Mal, BSD City, Tangerang, Sabtu (31/8/2019). Dengan begitu Raka dan Hargono berhak mendapatkan uang tunai jutaan rupiah.

 raka

Salah satu tujuan diselenggarakan kompetisi ini untuk mencari drone pilot yang dipersiapkan turun di ajang drone resmi skala nasional maupun internasional.

 

"Tujuan kami mengadakan kompetisi ini untuk mencari bibit drone pilot karena sudah dipertandingan di PON maupun Kejuaraan Dunia. Selain itu juga untuk kompetisi lokal dan hobi," ujar penanggung jawab lomba, Rifky Pribadi dari komunitas Whoop Indo. Dia mengatakan, para peserta yang bertanding sebanyak 45 orang yang datang dari Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bogor, dan Jakarta.

 

Ajang ini mempertandingkan dua kategori, yakni Expert dan Rookie, dimana micro drone berdiameter 65mm terbang mengitari trek yang ada. Micro drone sangat user friendly dimana baling-balingnya terdapat pengaman sehingga bisa dimainkan dalam ruangan dan tidak berbahaya bila terkena anggota tubuh manusia.

 

Namun demikian, tingkat kesulitan mengontrol micro drone lebih sulit karena rentan dengan hembusan angin. "Menerbangkan micro drone perlu kesabaran dan ketenangan karena sangat ringan dan mudah terpengaruh angin. Dalam kompetisi pun dibutuhkan konsentrasi yang maksimal untuk memenangkan pertandingan," imbuh Rifky.

 

Menyoal animo komunitas drone untuk mengikuti balapan ini, Rifky berharap banyak pihak yang mau menggelar kompetisi sejenis. Dengan demikian, olahraga ini semakin banyak penggemarnya dan memunculkan pembalap drone yang andal di masa mendatang. "Saya berharap kompetisi balap drone semakin banyak. Dengan hadiah yang besar dan gratis, pastinya akan memunculkan peminat yang banyak lagi untuk olahraga ini," kata Rifky.

 

Sementara itu salah satu peserta, Axel Mario Christopher Lengkong mengatakan, persaingan dalam kompetisi ini sangat ketat dan cukup menantang. Hanya saja dirinya mengaku optimistis bisa bertahan di balapan kali ini. "Persaingannya cukup berat dan menantang walau treknya kecil. Tidak kalah seru dengan versi nasional dan kejuaraan dunia," kata Axel yang baru saja meraih posisi tiga Drone Impact Challenge 2019 di Yokohama, Jepang.

 Raka

Lebih jauh Axel mengatakan, diharapkan semakin banyak kompetisi drone di Tanah Air, semakin banyak bermunculan pembalap drone yang menekuni balapan ini. Dia juga mengatakan, balapan micro drone ini memerlukan keterampilan yang mumpuni dan tergantung pada cuaca serta arah angin. "Skill dan cuaca menjadi patokan utama untuk bisa balapan micro drone," imbuh pelajar kelas 10 SMA Marsudirini Bekasi ini. 

Berikut adalah Jawara masing-masing di kelasnya : 

Kelas rookie

1. Hargono (Bandung)

2. Wahyudi (Jakarta)

3. Ricardo (Jakarta)

4. Tunggul (Jakarta)

 

Juara advance 

1. Rakha rajendra (Jakarta)

2. Axel mario (Jakarta)

3. Rambo (Bandung)

4. Ghazi azizan (Bandung)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KOTA TANGERANG
Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18

Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill