Connect With Us

Sinar Mas Land Gandeng Grab, Luncurkan Skuter Listrik di BSD

Yudi Adiyatna | Kamis, 9 Mei 2019 | 13:25

Dari kiri: Djemi Lim (Business Development & Innovation Head of Sinar Mas Land), Irawan Harahap (Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land), Ongki Kurniawan (Director Grab Indonesia), Omar Giri Valliappan, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kamadibrata. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Area pemukiman elite BSD City kembali meneguhkan diri menjadi kawasan mobilitas inovatif ramah lingkungan. 

Setelah sebelumnya memiliki moda transportasi shuttle bus ‘BSD Link’ yang menghubungkan kawasan-kawasan di BSD City. Saat ini melalui pengembangnya,  Sinar Mas Land yang menggandeng Grab telah secara  resmi meluncurkan layanan Skuter Listrik. 

GrabWheels.

Peluncuran layanan Skuter Listrik ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama strategis pengembangan teknologi antara Sinar Mas Land dan Grab di area BSD City pada bulan Maret lalu. 

Eksekutif Direktur Grab Indonesia ,Ongki Kurniawan mengatakan, layanan Skuter Listrik yang diberi nama Grabwheels ini merupakan yang pertama kali di Indonesia dan kedua setelah sebelumnya diluncurkan di Singapura. 

"Harapannya, hadirnya Grabwheels dapat menjadi solusi mobilitas inovatif yang mudah digunakan dan ramah lingkungan,  serta memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang tinggal di area smart city seperti BSD City," tutur Ongki dalam peluncuran Grab Wheels di The Breeze BSD City, Tangerang, Kamis (9/5/2019).

Pihak Grab sendiri telah menyiapkan lima parking stop di areal The Green BSD Office Park/ Kawasan The Breeze untuk tahap awal masa uji coba dengan menyediakan Skuter Listrik sebanyak 50 unit tanpa dikenakan biaya alias gratis selama masa uji coba hingga pertengahan tahun 2019. 

 

" Ada sekitar 50-an (unit) di BSD ini kita punya lima titik dalam The Breeze ini . Tapi rencana nya kita terus tambah sesuai dengam kebutuhan di BSD City.  Nanti kita perluas juga, memang butuh waktu beberapa minggu untuk coba optimalisasi," terang Ongki. 

 

Irawan Harahap, Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land mengatakan dengan mulai diluncurkannya layanan transportasi inovatif ramah lingkungan ini, kedepan layanan Grab Wheels pun akan mulai coba diterapkan di kompleks perumahan dan kawasan apartemen di areal BSD City.  

 

"Kita sekarang uji coba di daerah perkantoran, tapi setelah kita lihat belajar dari data , kita akan arahkan ke perumahan dan apartemen. Jadi orang bisa keluar dari rumahnya tanpa bawa kendaraannya. Jadi tinggal naik wheel ke bus stop, bus stop ke intermoda kemudian naik kereta kalau mau ke jakarta atau keliling BSD saja bisa dijangkau dengan Bus Link," kata Irawan.

"Jadi program go green kita bisa wujudkan karena sudah last mile, dari depan rumah, bisa sampai ke tujuannya. Ini sebagai alternatif," tandasnya.

 

Ingin mencoba GrabWheels di BSD City? 

Para pengguna Grab kini bisa dengan mudah mengakses layanan ini dengan mengunduh aplikasi GrabWheels beta melalui perangkat iOS dan Android selama masa uji coba.  Kemudian, mereka dapat mengunjungi area parkir GrabWheels yang telah tersedia di lokasi terpilih di BSD City. 

 

Setelah itu, pengguna dapat membuka kunci skuter listrik hanya dengan memindai barcode yang tersedia menggunakan aplikasi GrabWheels untuk segera memulai perjalanan mereka menjelajahi area BSD City.  Setelah pengguna mencapai destinasi yang dituju, aplikasi GrabWheels  akan mengarahkan pengguna untuk mengembalikan Skuter Listrik ke tempat parkir terdekat. 

 

Sebagai penawaran awal dalam masa uji coba, pengguna Grab dapat menggunakan layanan GrabWheels secara gratis. Selain itu demi menjaga keselamatan pengguna, Grab akan memberikan edukasi perilaku berkendara aman melalui pesan langsung di aplikasi GrabWheels  dan pengguna akan diwajibkan menggunakan helm sebagai kelengkapan berkendara. Selama masa uji coba berlangsung, Grab juga akan menyediakan tim khusus untuk membantu pengguna jika mereka mengalami masalah teknis.(ADV)

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill