Connect With Us

Sinar Mas Land Beri Beasiswa Coding Bagi Pemuda di BSD

Yudi Adiyatna | Senin, 11 Februari 2019 | 16:00

Kegiatan “Techpolitan Digital Creative Talent Fast Track” yang berlangsung di gedung Marketing Office BSD City (9/2/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land bersama Techpolitan memberikan program beasiswa Coding kepada sekitar BSD City, Serpong, Kota Tangsel, untuk dilatih menjadi programmer handal.

Program beasiswa coding batch ke empat ini diberikan kepada para siswa yang telah lulus SMA atau SMK (sekolah menengah kejuruan).

Secara simbolis, pemberian beasiswa coding tersebut berlangsung dalam even “Techpolitan Digital Creative Talent Fast Track” yang berlangsung di gedung Marketing Office BSD City (9/2/2019).

Ignesjz Kemalawarta, Head of Corporate Governance and Sustainability Development Sinar Mas Land mengatakan, program beasiswa coding ini diberikan dalam rangka untuk mencetak talenta-talenta digital Indonesia yang mampu beradaptasi dan mendorong kemajuan Indonesia di era industri 4.0.

"Beasiswa Coding ada dalam program Satu BSD, yakni forum silaturahmi yang bergerak di tiga bidang yaitu Berdikari, Sehat dan Damai," jelasnya.

Melalui pemberian beasiswa coding ini, diharapkan para penerima beasiswa yang merupakan masyarakat sekitar BSD City, dapat berdikari melalui pendidikan yang diberikan oleh Sinar Mas Land.

Menurutnya, perkembangan industri 4.0 telah memunculkan begitu banyak kesempatan bagi Indonesia, sekaligus membawa tantangan yang beragam salah satunya adalah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang teknologi komputer.

Nantinya, lanjut Ignesjz, para 10 siswa SMA atau SMK yang telah lulus tes beasiswa coding tersebut akan dilatih selama tiga bulan di Techpolitan BSD City untuk belajar dasar dasar coding secara intensif. Materi pengajaran di Techpolitan BSD City disesuaikan dengan kompetensi kebutuhan industri berbasis teknologi digital.

 “Berdasarkan pengalaman yang dimiliki oleh Sinar Mas Land, adaptasi terhadap perkembangan zaman adalah hal yang penting. Oleh karena itu, kami melihat bahwa era industri 4.0 akan memberikan kesempatan yang jauh lebih besar dalam satu dekade ke depan dan upaya kami untuk mengadakan program beasiswa ini adalah hal yang perlu," ujarnya.

Dalam melangsungkan program beasiswa tersebut Sinar Mas Land juga bekerja sama dengan Telkom Sigma, guna menyerap para siswa yang telah mendapat pendidikan coding untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Perwakilan Telkom Sigma Harjono mengatakan bahwa sebagai perusahaan teknologi, Telkom Sigma sangat menghargai pemuda-pemuda yang memiliki keterampilan yang siap digunakan dalam dunia kerja.

"Selama ini kami telah bekerjasama bersama pemuda-pemuda terampil dalam bidang teknologi dan kami merasa peningkatan sumber daya manusia adalah hal yang wajib untuk bisa menikmati kesempatan dalam era industri 4.0,” katanya.

Dalam program pemberian beasiswa coding batch ke-4 ini, Sinar Mas Land bekerjasama Forum Masjid Mushola BSD (FMMB) untuk mencari talent coding.

Ketua Presidium Forum Masjid Mushola BSD (FMMB) Sugoro Kwarahardjo menyatakan, selain kemajuan teknologi itu terus berkembang, kemajuan itu harus dapat melahirkan manusia-manusia yang memiliki peradaban dan akhlak yang mulia. "Teknologi itu harus dapat memberi manfaat lahir dan batin bagi manusia,” tandasnya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill