Connect With Us

Pendaftar Isbath Nikah Membludak hingga 1.297 Pasang, Pemkab Tangerang Fokus Pasutri Lansia

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Juni 2026 | 17:01

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat rapat pemantapan program Isbath Nikah Terpadu di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Jumat 12 Juni 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan legalitas pernikahan tercatat sangat tinggi.

Program Isbath Nikah Terpadu yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kementerian Agama (Kemenag) kebanjiran peminat, hingga jumlah pendaftar melampaui kuota awal yang disediakan.

Berdasarkan data dari 29 kecamatan, sebanyak 1.297 pasangan telah mendaftarkan diri. Angka ini melonjak melewati kuota yang ditetapkan pemerintah daerah, yaitu sebanyak 1.000 pasangan.

"Sudah melebihi kuota, yang terverifikasi lolos administrasi baru sekitar 847 pasang, dan sisanya sekitar 200 lebih belum masuk verifikasi," kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat rapat pemantapan program tersebut di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Jumat 12 Juni 2026.

Oleh karena itu, masa pemenuhan administrasi diperpanjang sampai tanggal 22 Juli 2026. Hal itu pun mengundur pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu tahap pertama yang semula dijadwalkan pada 12 Juli 2026.

Agenda sakral yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ini akan dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa.

 

Bukan Melegalkan Nikah Siri

Kendati jumlah pendaftar membludak, Wabup Intan menegaskan bahwa proses verifikasi faktual dan administrasi dilakukan dengan sangat ketat.

Program ini dirancang sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum serta perlindungan bagi kaum perempuan dan anak-anak, agar memperoleh dokumen kependudukan yang sah.

Namun, ia menggarisbawahi dengan tegas bahwa fasilitas gratis ini bukan wadah untuk mempermudah atau melegitimasi praktik nikah siri baru di tengah masyarakat.

"Melalui isbath ini, Pemkab Tangerang ingin memberikan kepastian hukum kepada perempuan dan anak. Namun perlu diingat, ini bukan untuk membuka dan mengesahkan yang namanya nikah siri. Ini bukan pintu masuk untuk melegalkan nikah siri secara bebas, makanya proses ini dikunci rapat dengan berbagai macam persyaratan yang sangat ketat," tegasnya.

 

Fokus Pasutri Kurang Mampu yang Telah Lama Berumah Tangga 

Pemkab Tangerang memprioritaskan manfaat program ini bagi pasangan suami-istri yang secara faktual telah membina rumah tangga dalam kurun waktu yang sudah sangat lama, namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk mengurus legalitas ke pengadilan.

"Kalau bisa, memang persyaratannya kita kunci untuk orang-orang yang usia pernikahannya sudah lama sekali, seperti kakek-kakek dan nenek-nenek (lansia) yang selama ini memang keterbatasan biaya untuk menikah resmi. Itu yang menjadi fokus utama kami," pungkas Intan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill