Connect With Us

Warga Binaan Lapas Anak Tangerang Ikut Lomba Festival Al-Azhom

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 September 2019 | 21:54

Penampilan dari anak-anak binaan Lapas Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, yang mengikuti lomba religi dalam pagelaran Festival Al-Azhom ke-8, Rabu (4/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Anak-anak binaan Lapas Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang mengikuti berbagai lomba religi dalam pagelaran Festival Al-Azhom ke-8.

Anak-anak didik LPKA yang turut menjadi peserta lomba ini berjumlah 12 orang. Mereka mengikuti lomba dengan kategori kesenian hadrah, musabaqah tilawatil quran (MTQ), dan lomba da'i cilik.

Mereka juga telah tampil di panggung utama Festival Al-Azhom, Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang, Rabu (4/9/2019).

"Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada panitia Festival Al-Azhom yang telah memberikan kesempatan kepada anak binaan kami untuk tampil dalam kompetisi skala internasional ini," ujar Herty Hartati, Kasie Pembinaan LPKA klas 1 Tangerang.

Dari 12 anak, 10 anak didik LPKA tergabung dalam satu tim hadrah yang harus bersaing dengan peserta internasional dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Kamboja.

Sama halnya dengan seorang perwakilan Lapas di kategori MTQ internasional. Sementara yang lainnya adu kemampuan sebagai da'i cilik.

"Dengan undangan ini, anak-anak bisa unjuk keahlian mereka selama dibina di LPKA," tambah Herty.

Pembina anak didik LPKA Kelas I Tangerang Andri Ferly menargetkan, anak didiknya ini menjadi juara dalam lomba bergengsi tersebut.

Ia juga berharap keikutsertaan anak-anak didiknya dalam Festival Al-Azhom ini merupakan pengalaman untuk mengikuti kegiatan besar lainnya.

"Diharapkan festival ini bermanfaat untuk menyemangati mereka dalam menempa diri agar bisa lebih baik lagi dan menjadi insan yang berguna ketika kembali ke masyarakat," katanya.

Festival Al-Azhom telah memasuki tahun yang kedelapan. Event tahunan ini digelar dalam rangka memperingati tahun baru Islam. Sementara Masjid Raya Al-Azhom sebagai pusat kegiatan festival.

Festival ini menyajikan berbagai kegiatan religi seperti karnaval budaya, festival marawis, tabligh akbar, seminar, kajian dan dialog interaktif, aneka lomba islami, hingga pawai sarungan dan donor darah.

Dengan banyaknya kegiatan menarik, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan 10 ribu pengunjung dari Jabodetabek untuk menikmati festival kali ini. Bahkan, jumlah tersebut diprediksi membludak saat hari terakhir festival.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:48

Fenomena pengangguran sarjana menjadi sorotan banyak pihak. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan memberikan pandangan mendalam mengenai akar permasalahan ini.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill