Connect With Us

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu. 

Pertandingan itu menjadi kemenangan pertama Persita atas Borneo FC sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, sekaligus mengantar Pendekar Cisadane mengoleksi 31 poin, raihan tertinggi Persita di paruh musim dalam lima musim terakhir di Liga 1 atau Super League.

Gol cepat Persita tercipta saat pertandingan baru berjalan empat menit. Javlon Guseynov melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola muntah hasil rangkaian serangan dari sisi kiri. 

Persita kemudian menggandakan keunggulan lewat titik putih di menit ke-86 yang dieksekusi Aleksa Andrejic, memastikan kemenangan tanpa balas atas pemuncak klasemen sementara.

Sejak awal laga, Persita tampil agresif dan mampu menekan pertahanan Borneo FC. Sejumlah peluang tercipta di babak pertama, termasuk sundulan Matheus Alves yang masih bisa ditepis kiper Nadeo Argawinata serta bola rebound yang membentur mistar. 

Dua percobaan Hokky Caraka juga belum berbuah gol. Di sisi lain, penjaga gawang Persita, Igor Rodrigues, mencatatkan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.

Memasuki babak kedua, Persita memilih bermain lebih disiplin. Seluruh lini terlibat dalam upaya meredam serangan Borneo FC hingga akhirnya penalti di penghujung laga memastikan tiga poin tetap berada di Tangerang.

Javlon Guseynov yang dinobatkan sebagai pemain terbaik seusai pertandingan menilai kemenangan tersebut lahir dari kerja kolektif tim.

“Alhamdulillah kita dapat tiga poin, itu hal terpenting. Karena Borneo FC merupakan tim kuat di liga musim ini dan ada di puncak klasemen,” ujar pemain asal Uzbekistan itu.

Menurut Javlon gol yang dicetaknya terjadi karena adanya ruang terbuka dan kerja sama antarpemain.

Gol ke gawang Borneo FC membuat koleksi gol Javlon musim ini menjadi dua, menyamai catatan musim sebelumnya. 

Lanjutnya, keberhasilan Persita tidak lepas dari kekompakan tim, baik saat menyerang maupun bertahan.

Pelatih Persita Carlos Pena mengapresiasi performa anak asuhnya. Ia menyebut kemenangan ini memiliki arti khusus karena mematahkan catatan negatif Persita atas Borneo FC.

“Ini kemenangan pertama atas Borneo FC dalam sejarah klub. Juga merupakan raihan poin terbaik di paruh pertama yang pernah diraih oleh Persita,” katanya dalam sesi jumpa pers.

Menurut Pena, gol cepat memberi keuntungan psikologis, namun Persita tetap memilih bermain menyerang dan menciptakan banyak peluang, terutama di babak pertama. 

Ia juga menilai kontribusi pemain pengganti di babak kedua menjadi faktor penting hingga tercipta gol penutup.

Tambahan tiga poin membuat Persita kini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 31 poin dari 17 pertandingan. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan kemenangan Persita menjadi empat laga beruntun. 

Pada pertandingan berikutnya, Pendekar Cisadane dijadwalkan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Indomilk Arena pada 24 Januari mendatang.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill