Connect With Us

Dinilai Rugikan Persita, Carlos Pena Pertanyakan Keputusan Wasit Beri Hadiah Penalti untuk Bali United

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 24 April 2026 | 12:52

Persita Tangerang melawan Bali United pada laga lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026. 

Gol semata wayang dicetak Diego Campos melalui eksekusi penalti pada menit ke-61, dalam keputusan yang menuai protes dari kubu tuan rumah.

Pelatih Persita Carlos Pena secara terbuka mempertanyakan keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya.

“Ya, ini hari yang sulit bagi kami karena kami menghadapi pertandingan ini dengan penuh semangat, kami ingin mendapatkan tiga poin hari ini,” ujar Pena usai laga.

Ia menilai timnya tidak pantas kalah, terutama karena Persita tampil lebih menekan dari lawan di babak pertama.

“Tapi saya rasa sepak bola hari ini tidak adil bagi kami. Saya tidak ingat ada peluang yang jelas dari Bali United di babak pertama. Di babak kedua kami memulai lebih baik dari mereka.”

Situasi berbalik usai momen penalti yang berawal dari insiden melibatkan Pablo Ganet.

“Tapi wasit memutuskan bahwa gerakan Pablo Ganet adalah penalti. Dia tidak memeriksa, mereka bahkan tidak memeriksa. Saya pikir setidaknya ada situasi yang perlu diperiksa karena Pablo jatuh berada di tanah dan bola langsung datang kepadanya. Dia melompat dan saya pikir itu adalah bola pantul, tetapi mereka tidak memeriksa,” ungkap Pena. 

Setelah tertinggal, Persita mencoba bermain lebih agresif dengan memasukkan pemain-pemain menyerang. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan gol penyeimbang.

Di sisi lain, peluang penalti untuk Persita justru dibatalkan usai pengecekan VAR.

“Penalti kami diperiksa oleh wasit selama tujuh, delapan menit. Dan kami tidak bisa mencetak gol. Jadi ini hari yang menyedihkan bagi kami, bagi semua pemain, bagi semua orang di Persita. Tapi kami tidak akan menyerah. Kami akan berjuang keras hingga pertandingan terakhir,” lanjut Pena.

Sepanjang pertandingan, Persita sebenarnya mampu menciptakan beberapa peluang. Igor Rodrigues juga tampil cukup baik di bawah mistar dengan beberapa penyelamatan penting. Namun efektivitas di lini depan kembali menjadi masalah.

Kekalahan ini membuat posisi Persita turun ke peringkat kesembilan dengan 41 poin, disalip langsung oleh Bali United yang kini mengoleksi 42 poin.

Pada laga selanjutnya, Persita dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga tandang pada 30 April 2026.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill