VIDEO : AWAS MARAK OKNUM SWAB TES DI BANDARA SOEKARNO-HATTA
Dibaca : 324
TANGERANGNEWS.com-Sebuah video pendek di aplikasi Tik Tok dari akun @jessicasugiharta viral di media sosal karena mebeberkan hasil tes swab antigen dari Farmalab di Bandara Soekarno Hatta.
Dalam video itu dijelaskan, si pemilik akun bersama temannya tiba-tiba mendapat kertas hasil swab yang berisi hasil negatif. Padahal mereka belum menjalani test.
"Kita belum di swab kok udah keluar hasil???," tulisnya pada narasi video , Senin (1/2/2021).
Tak hanya satu surat, namun ada tiga surat sesuai dengan jumlah tiga orang yang ada di dalam mobil.
Setelah ramai di jagad maya, sang pengunggah video, Jessica Sugiharta akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menceritakan kronologi kejadian.
Awalnya, mereka datang bertiga menggunakan mobil ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk test swab antigen.
Satu orang mendatangi pos tempat tes, lalu petugas meminta tiga KTP yang ingin ditest. Setelah membayar Rp200 ribu per orang, kemudian mereka menunggu di dalam mobil.
"Kita bertiga nunggu di dalam mobil kira-kira 15 menitan lah atau 20 menit. Terus disamperin sama orang yang pakai baju APD. Dikasih balik KTL-nya sama kertas," jelas Jessica Sabtu, 30 Januari 2021.
Dia mengira kertas itu formulir untuk diisi, karena ini pertama kalinya di test swab. Saat dilihat, ternyata itu hasil testnya. "Orangnya (petugas) dah pergi. Gue kira mungkin ditulis negatif, kalau misalnya gue positif dicoret kali gw pikir kayak begitu," sambungnya.
Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Cikokol dan UP3 Serpong menjalin koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang untuk mendukung tata kelola sektor ketenagalistrikan
Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""