Connect With Us

Wamendagri Minta Pemda Fokus Solusi Sektoral Atasi Masalah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 29 April 2026 | 15:46

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) untuk berfokus pada pendekatan sektoral dalam mengatasi permasalahan wilayah aglomerasi.

‎"Konsep aglomerasi itu prospek masa depan, dengan catatan tidak terlalu ribet dengan urusan kelembagaan formal," ujar Bima dalam Diskusi Sustainable Aglo-City Summit 2026 di Tangerang, pada Rabu 29 April 2026.

‎Menurutnya, pendekatan kelembagaan sering terjebak pada persoalan kewenangan, perencanaan, dan anggaran, dan menyebabkan permasalahan yang nyata yang ada di lapangan menjadi tertunda. 

‎"Kelembagaan ini, kita bicara lembaganya, kita bicara kewenangannya, kita bicara pengurusnya, enggak habis-habis, keburu banjir duluan, macet duluan. Itu yang terjadi di Jakarta," jelasnya. 

‎Ia menilai, pendekatan sektoral dapat memberikan solusi yang lebih nyata dikarenakan otoritas, pembiayaan, serta pemilik proyek sudah jelas dari awal.

‎Ia menuturkan, permasalahan sampah merupakan salah satu isu prioritas yang seringkali merepotkan bagi kepala daerah, mulai dari kesulitan mencari lahan, banyaknya tawaran vendor dengan beragam teknologi, hingga penolakan warga.

‎Oleh karena itu, kata Bima, pemerintah tengah mempercepat program pengelolaan sampah energi listrik (PSEL) dan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) untuk menangani permasalahan sampah. 

‎"Kalau LSDP ini yang dibantu oleh World Bank. Ini skalanya lebih menengah-kecil dan fokus sebetulnya kepada tata kelola," katanya.

‎Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan sistem transportasi yang terpadu di kawasan Jabodetabekpunjur guna memperluas penghubung antarwilayah.

‎"Mengintegrasikan jalurnya lewat mana, penyambungnya gimana, konektivitasnya di mana, Bagaimana porsi provinsi, berapa dari kementerian, dan bagaimana tersubsidi. Ini antangan berat tapi insyaallah bisa selesai bersama-sama," tutupnya.

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill