VIDEO : DUA WARGA TANGERNAG MENINGGAL USAI JALANI ISOLASI MANDIRI
Dibaca : 981
TANGERANGNEWS.com-Selama dua pekan terakhir, tercatat 30 warga Kabupaten Tangerang meninggal dunia saat menajalani isolasi mandiri (isoman).
Hal ini terjadi karena penularan COVID-19 kembali melonjak, sementara Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit maupun rumah singgah di Kabupaten Tangerang semakin penuh.
"Memang mereka ini sempat tidak dirawat di rumah sakit karena rumah sakit penuh. Namun, saat menjalani isolasi mandiri di rumah, banyak warga yang meninggal dunia. Selama dua minggu terakhir aja kita sudah mengevakuasi sekitar 30 jenazah," kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja seperti dilansir Suara Banten, Jumat 2 Juli 2021.
Kondisi tersebut dianggap Soma sudah sangat memprihatinkan. Rata-rata warga yang meninggal dunia saat isolasi mandiri ini berusia sekitar 40 tahunan, yang seharusnya tingkat kekebalan tubuh mereka lebih kuat.
"Bahkan, dalam sehari PMI bisa mengevakuasi 5-7 jenazah COVID-19," jelasnya.
Menurut Soma, usia tersebut ternyata tidak menjamin orang lebih kuat dalam menghadapi virus COVID-19.
"Pdahal mungkin seharusnya mereka bisa relatif lebih kuat dengan atau tanpa komorbid. perminggu-minggu ini kondisi yang menurut saya memang sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Untuk mengevakuasi warga meninggal saat isoman, PMI Kabupaten Tangerang menyiaokan tiga unit mobil jenazah. Jumblah tersebut masih bisa untuk membackup proses evakuasi.
“Ada mobil ambulans yang akan kita ubah fungsinya menjadi mobil jenazah juga jadi nanti ada empat lah. Insya Allah masih bisa membackup di samping mobil yang ada di dinas kesehatan dan dinas perkim juga membantu beberapa unit,” tandasnya
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""