VIDEO : KING KOBRA SANTAP TIKUS DI DAPUR WARGA TANGERANG
Dibaca : 7583
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Kampung Dongkal, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, dihebohkan dengan adanya penemuan ular jenis kobra yang masuk ke dalam dapur rumah warga, Kamis, 8 Juli 2021 malam.
Penemuan hewan yang membahayakan karena memiliki ‘bisa’ mematikan itu berawal ketika pemilik rumah mendengar suara tikus yang menjerit.
Sontak pemilik rumah yang saat itu sedang bersantai bersama keluarga itu, langsung menghampiri sumber suara yang berasal dapur.
"Saat diperiksa di dapur, ternyata ada seekor ular berjenis kobra. Kejadiannya semalam pukul 10.00 Wib," ujar Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Darus Salam saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Juli 2021.
Ketika mengetahui hal itu, pemilik rumah pun terkejut langsung berhamburan keluar. Bahkan kampung tersebut menjadi heboh.
Atas penemuan itu, warga sekitar pun langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.
"Kita langsung evakuasi, untung berjalan lancar. Posisi kobra bersembunyi di balik lemari piring," katanya.
Ular yang identik dengan bentuk menyerupai seperti sendok saat sedang bertahan diri itu, memiliki panjang sekitar satu meter.
"Kalau ular kobra ukuran satu meter itu sudah cukup besar. Sudah bisa berkembang biak," terang Darus.
Ia mensinyalir bahwa ular kobra itu berasal dari tumpukkan genteng yang ada di sekitar rumah tersebut.
"Jadi memang ada tumpukkan genteng dan ada lubangnya juga. Karenanya sebaiknya sering membersihkan pekarangan untuk mencegahnya," tuturnya.
Beruntung, kata Darus, saat itu pemilik rumah mendengar suara jeritan tikus yang hendak dimangsa oleh kobra tersebut.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap perusahaan swasta di wilayah Kabupaten Tangerang membantu masyarakat sekitar kawasannya untuk bersama-sama bergotong royong memperbaiki jalan.
Pemkot Tangerang bergerak cepat mengantisipasi potensi gejolak harga kebutuhan pokok akibat konflik perang Iran yang memicu kenaikan harga energi, pangan hingga distribusi logistik.
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""