VIDEO : Sadis! Pria Diduga Depresi Cangkul Kepala Tetangga di Sepatan Tangerang
Dibaca : 1550
TANGERANGNEWS.com–Eko Supriyadi, warga Kampung Taman Jiman, Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, dihajar tetangganya dengan cangkul pada bagian kepalanya pada Selasa 22 Februari 2022.
Korban yang tersungkur bersimbah darah dilarikan ke RSUD Pakuhaji, Kabupaten Tangerang oleh warga untuk segera mendapatkan pertolongan medis akibat luka pada bagian kepalanya.
Menurut keterangan warga setempat, Rusdi, korban dianiaya pelaku saat sedang membersihkan sampah dan membakar rumput di perkarangan rumah.
“Pelaku datang menghampiri korban lantas mengambil cangkul yang ada di dekat korban lalu menyerang korban dengan mengayunkan cangkul ke arah kepala korban,” ujar Rusdi.
Ia melanjutkan, korban yang tidak sempat menghindar akhirnya terkena hajaran pacul pada bagian kepala hingga jatuh tersungkur bersimbah darah.
Salah seorang warga yang berusaha melerai, kata Rusdi, justru diserang pelaku menggunakan cangkul, namun berhasil menghindar sehingga hanya melukai kakinya.
Masih menurut Rusdi, pelaku yang sehari hari berprofesi sebagai kuli panggul di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga mengalami depresi karena kerap bertindak onar dan berprilaku aneh sejak berpisah dengan istrinya.
Tak lama berselang setelah peristiwa penganiayaan itu, pelaku yang berinisial SM ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian. Aparat Polsek Sepatan meringkus pelaku tanpa perlawanan saat berada di atas bale salah satu rumah warga.
Selanjutnya untuk menghindari amuk warga, pelaku digelandang ke Mapolsek Sepatan. Kasus penganiayaan sadis itu kini ditangani Polsek Sepatan. Selain mengamankan pelaku, polisi menyita cangkul yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban .
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Banjir merendam Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian 30 sentimeter sampai satu meter. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak Senin 8 Maret hingga Rabu 11 Maret 2026.
Dalam rangka mematangkan persiapan menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik.
Jalanan yang rusak di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang sering terasa seperti masalah yang tidak pernah benar benar selesai. Bahkan anehnya, kerusakan itu biasanya muncul hanya di titik tertentu di ruas jalan yang berlubang.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""