VIDEO : Preman Ngamuk Palak Pemilik Bengkel di Ciputat Tangsel, Langung Diciduk Polisi
Dibaca : 2261
TANGERANGNEWS.com-Seorang preman mengamuk gara-gara minta oli tapi tidak dikasih oleh pemilik bengkel di Jalan Cenderawasih Raya, Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan.
Aksinya tersebut ternyata sempat direkam warga dan videonya viral disosial media. Atas pemalakan tersebut, polisi pun langsung menciduknya.
Kejadian ini bermula ketika pekaku datang dengan menggeber-geberkan motornya yang berknalpot racing.
“Jadi, minta oli enggak dikasih. Saya bilang, ‘yang kemarin aja belum dibayar 1 pun'. Dan sebelum-sebelumnya juga enggak pernah dibayar. Terus ngamuk-ngamuk, ngajak duel,” kata pemilik bengkel, seperti dilansir dari Sindonews, Sabtu 26 Februari 2022.
Dalam video yang beredar, tampak pria paruh baya dengan gaya bertolak pinggang memaki-maki si pemilik bengkel. Dengan mata melotot, pria berbadan tegap itu terus marah lantaran tidak diberi oli.
Karena ketakutan, si pemilik bengkel akhirnya memberikan oli yang diminta pria tersebut. Meski demikian, amukan sip pelaku ternyata tak mereda. Dia terus membentak pemilik bengkel.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Yulianto mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku dari kediamannya. Kemudian dibawa ke polsek untuk diperiksa. “Lagi kita tanyain dulu motifnya apa dan segala macamnya,” ujarnya
Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""