VIDEO : Kawasan Banten Lama Diterjang Banjir, Sejumlah Makam Terendam
Dibaca : 1139
TANGERANGNEWS.com-Kawasan Masjid Banten Lama di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Diterjang banjir Selasa 1 Maret 2022.
Datangnya banjir terjadi saat pengunjung tengah berziarah di kawasan terdebut. Akibatnya mereka pun berhamburan menyelamatkan diri.
Peristiwa tersebut terekam melalui video dan tersebar di media sosial. Air banjir tak hanya masuk ke masjid tapi juga tempat makam bersejarah.
Berdasarkan informasi, banjir merendam koridor akses menuju makam Sultan Maulana Hasanudin dan tempat wudhu sebelah utara Masjid Agung Banten.
“Kondisi tadi memang masih banjir. Tapi perlahan sudah mulai surut,” ujar salah satu pengunjung Ikbal, seperti dilansir dari Suara.
Tak hanya koridor pemakaman, banjir juga merendam area menara Banten Lama yang juga berada di kawasan masjid. Ketinggian air yang menggenangi kawasan tersebut berkisar 30 centimeter.
Selain menerjang Kawasan Banten lama, banjir di wilayah Kecamatan Kasemen juga menghancurkan beberapa rumah yang berada di bantaran sungai Cibanten. Air luapan sungai menghanyutkan material rumah warga yang umumnya terbuat dari kayu.
Lurah Banten Lama, Hizbullah membenarkan jika kawasan Banten Lama terendam air luapan dari Kali Cibanten akibat curah hujan yang tinggi.
"Iya. Banten Lama terendam. Warga dan pengunjung sedang dievakuasi," kata seperti dikutip dari Sindonews.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""