VIDEO : Kawasan Banten Lama Diterjang Banjir, Sejumlah Makam Terendam
Dibaca : 1152
TANGERANGNEWS.com-Kawasan Masjid Banten Lama di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Diterjang banjir Selasa 1 Maret 2022.
Datangnya banjir terjadi saat pengunjung tengah berziarah di kawasan terdebut. Akibatnya mereka pun berhamburan menyelamatkan diri.
Peristiwa tersebut terekam melalui video dan tersebar di media sosial. Air banjir tak hanya masuk ke masjid tapi juga tempat makam bersejarah.
Berdasarkan informasi, banjir merendam koridor akses menuju makam Sultan Maulana Hasanudin dan tempat wudhu sebelah utara Masjid Agung Banten.
“Kondisi tadi memang masih banjir. Tapi perlahan sudah mulai surut,” ujar salah satu pengunjung Ikbal, seperti dilansir dari Suara.
Tak hanya koridor pemakaman, banjir juga merendam area menara Banten Lama yang juga berada di kawasan masjid. Ketinggian air yang menggenangi kawasan tersebut berkisar 30 centimeter.
Selain menerjang Kawasan Banten lama, banjir di wilayah Kecamatan Kasemen juga menghancurkan beberapa rumah yang berada di bantaran sungai Cibanten. Air luapan sungai menghanyutkan material rumah warga yang umumnya terbuat dari kayu.
Lurah Banten Lama, Hizbullah membenarkan jika kawasan Banten Lama terendam air luapan dari Kali Cibanten akibat curah hujan yang tinggi.
"Iya. Banten Lama terendam. Warga dan pengunjung sedang dievakuasi," kata seperti dikutip dari Sindonews.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperluas perluasan konektivitas udara global melalui pembukaan rute internasional baru yang dilayani oleh maskapai asal Tiongkok, Spring Airlines.
Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu
Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan