KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Video seorang pengojek online terlempar setelah ditabrak sopir angkot berwarna biru dengan kecepatan tinggi di seberang mal TangCity, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017) beredar.
Angkot yang menabrak melaju dari kiri jalan dan langsung menabrak pengojek online yang sedang berjalan kaki.
"Betul, itu (pengojek) dari Grab. Saya enggak tahu namanya, soalnya beda komunitas sama saya. Tapi infonya memang benar begitu," kata salah satu driver Grab Bike, Mumu, kepada Rabu malam.
Mumu memperlihatkan video amatir yang diambil saat kejadian berlangsung. Dari video itu, nampak pengojek yang ditabrak terlempar beberapa meter ke depan. Adapun helm yang saat itu dikenakan langsung terlepas dan membuat pengojek itu tak sadarkan diri.
Menurut Mumu, rekannya mengalami luka parah dan kini masih dirawat di salah satu rumah sakit kawasan Karawaci.
Kejadian itu disebut juga oleh Mumu tidak lepas dari ketegangan antara sopir angkot dengan ojek online yang bermula dari demo sopir angkot, Rabu pagi, disusul dengan bentrokan di antara keduanya pada siang sampai sore tadi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews