Connect With Us

Rumah Warga Hasil Bedah Rumah Pemkot Tangsel Roboh

| Rabu, 14 Agustus 2013 | 17:46

Rumah roboh ( / )

TANGERANG-Satu unit rumah hasil dari bedah rumah Pemkot Kota Tangerang Selatan (Tangsel) roboh. Penyebab robohnya rumah milik Mamad, 45, di Jalan Lengkong Gudang Timur, RT 02/04, Kecamatan Serpong, ini diduga karena asal bangun.
 
Rumah berukuran 7x5 meter tersebut dibangun dari program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Kota Tangsel dengan anggaran sekitar Rp 39 juta. Pembangunan rumah itu rampung pada November tahun lalu. Namun, pada Jumat (9/8), tiba-tiba saja sebagian bangunan rumah tersebut roboh.
 
"Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB. ketika itu anak dan istri saya sedang memasak di dapur. lalu terdengar suara gemuruh dari atap. Tiba-tiba dalam dinding dan atap ruangan bagian dapur, kamar mandi dan kamar belakang langsung ambruk rata dengan tanah," ujar Mamad, Rabu (14/8).
 
Akibat bangunan yang roboh, sejumah peralatan rumah tangga dan elektronik hancur tertimpa reruntuhan bata putih. Beruntung Mamad dan keluarganya tidak menjadi korban. "Banyak yang hancur seperti televisi kasur dan lemari," ujarnya.
 
Mamad mengaku sempat curiga saat proses bedah rumah yang dilakukan pekerja bangunan. Pasalnya material yang digunakan dinilai tidak kuat untuk membangun rumah. "Kerangka atapnya pakai kayu kenjing yang biasa digunakan untuk kayu bakar. Untuk membangun tembok, semennya lebih sedikit, sehingga adonan semen gampan copot," tukasnya.
 
Dia pun menuntut agar Pemkot Tangsel mengembalikan rumanya seperti semula.Pasalnya rumah tersebut adalah satu-satunya tempat dinggalnya. "Saya sudah laporkan melaporkan kejadian ini ke kantor Kecamatan Serpong untuk minta dibenahi seperti rumah layak huni," tukas Mamad.
 
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMKB) Apendi saat dikonfrimasi mengatakan,  pihaknya sudah meminta konfirmasi Dinas Tata Kota sebagai penanggung jawab bedah rumah tersebut serta meminta pertanggungjawaban kontraktor atas nama CV Tridaya.
 
"Memang ini program kami, namun sebagai pelaksana teknis kami kerjasama dengan Dinas Tata Kota untuk membangun rumahnya. Kita sudah meminta Dinas Tata Kota agar diperpanjang untuk menegur dan meminta tanggung jawab kontraktor yang mengerjakan rumah tersebut.," ujar Apendi.(DRA)
BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill