Connect With Us

Ribuan Miras Palsu Disita di Serpong

Bastian Putera Muda | Rabu, 23 Oktober 2013 | 18:03

Miras Palsu (Bastian / TangerangNews)



TANGSEL-Jajaran Polsek Serpong menggerebek rumah di Villa Melati Mas Blok M.4 nomor 26, kelurahan Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangsel yang dijadikan tempat produksi minuman keras jenis vodka dan mansion palsu.

Dalam penggerebekan itu,  polisi mengamankan lima orang yakni, MSK ,22, B ,31, AR ,24, FO ,32, serta ND ,38. ND merupakan pemilik usaha sedangkan keempatnya berperan sebagai peracik minuman.

Selain kelima tersangka, polisipun mengamankan 50 kardus atau 1.600 botol miras merk vodka dan mansion siap edar.
 
Satu drum berisi alkohol, satu drum miras siap edar, dua derigen berisi alkohol, dua karung tutup botol, tiga botol karamel, satu alat pres, satu alat pompa alkohol serta uang hasil penjualan sebesar Rp.5,1 juta.



 Kapolsek serpong Kompol Muhammad Iqbal mengatakan,  hasil tangkapan itu merupakan laporan dari masyarakat. Bahwa di wilayah banyak peredaran miras.

"Dari hasil laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan," ucapnya, Rabu (23/10).

Kemudian, pada Jumat, (18/10) tim Polsek Serpong melakukan penggerebekan dan langsung mengamankan empat karyawan peracik miras.
 
 Sang pemilik ND ternyata tidak ada dilokasi perkara. Pada keesokan harinya, aparatpun mencokok ND ditempat tinggalnya di Perumahan Modernland, Cikokol, Kota Tangerang.

"Hasil produksi miras dipasarkan di wilayah Pamulang dan Ciputat," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 62 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun dan pasal 136 UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman lima tahun penjara.

Menurut pengakuan ND, dirinya melakukan bisnis haram itu sejak dua bulan lalu. Dan dipasarkan ke sejumlah warung dan toko kelontongan.

"Satu dus yang berisi 48 botol dijual dengan harga Rp 300 ribuan" katanya.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill