Connect With Us

Pekerja Jasa Konstruksi Rawan Kecelakaan Kerja

Bastian Putera Muda | Minggu, 1 Desember 2013 | 21:33

Jamsostek beri tes kesehatan cuma-cuma ( / Dens)

TANGSEL-Pekerja di sektor jasa kontruksi paling rawan kecelakaan kerja. Untuk meniminalisir kecelakaan kerja PT Jamsostek memberikan bantuan kesehatan cuma-cuma pada proyek di kawasan BSD, Serpong.
 
Kesehatan cuma-cuma ini digelar di kawasan pembangunan proyek rumah toko (ruko) PT Jagat. Sebanyak 300 pekerja diberikan kesempatan untuk melakukan tes kesehatan.
 
Kepala Kantor Wilayah PT Jamsostek Banten Didi Iswadi mengatakan bila dilihat dari kasus kecelakaan di wilayah Banten cukup tinggi. "Kondisi itu menunjukkan semakin banyak pekerja yang meninggal akibat kecelakaan kerja di proyek pembangunan," ungkapnya.
 
Dikatakan masih tingginya angka kecelakaan kerja tersebut akibat masih terjadinya pengabaian atas keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan. "Untuk meminimalisir angka kecelakaan kerja kita terus sosialisasi K3," katanya.
 
Menurutnya, bagi semua perusahaan untuk menyediakan Jamsostek bagi para pekerjanya. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 20 Tahun 2012 tentang ketenagakerjaan..
 
"Kami harapkan dengan adanya kegiatan kesehatan cuma-cuma ini dapat meminimalisir angka kecelakaan kerja," ucapnya.
 
Kepala Kantor Cabang PT Jamsostek Tangerang III, Samino menambahkan kegiatan ini juga untuk sosialisasi perubahan Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dimulai pada 2014. Sekaligus, melakukan sosialisasi K3 di bidang jasa kontruksi.
 
"Di pembangunan-pembangunan proyek rawan kecelakaan kerja. Makanya, kami melakukan kesehatan cuma-cuma agar pekerja bisa menjaga kondisi tubuh saat bekerja. Sehingga, hal-hal yang tidak diinginkan tiak terjadi," terangnya.
 
Pimpinan Proyek PT Jagat Tanseri David mengaku terbantu dengan adanya PT Jamsostek. Pasalnya, setiap terjadi kecelakaan kerja diperusahaannya langsung diklaim oleh PT Jamsostek. "Yang pasti kita banyak terbantu dengan danya Jamsostek," ujarnya
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

KAB. TANGERANG
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Senin, 22 Juni 2026 | 20:41

Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026. Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill