Connect With Us

Caleg Hanura Banten Beri Santunan Kematian

Dira Derby | Selasa, 4 Februari 2014 | 19:09

H Inas dan Nurul saat memberikan santunan kematian kepada warga. (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGSEL-Calon anggota legislatif (Caleg) DPR dari Partai Hanura nomor urut dua, H Inas Nasrullah Zubir dari daerah pemilihan Banten tiga, Tangerang Raya menyampaikan klaim asuransi MNC Life kepada empat kadernya di wilayah Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang dan Ciputat Kota Tangsel, Selasa (4/2).

Selain Inas, caleg dari Partai Haruna untuk DPRD Kota Tangsel Nurul Hayati dari daerah pemilihan enam, Pamulang, Kota Tangsel juga turut menyampaikan klaim tersebut.
Inas mengatakan, penyampaian asuransi tersebut merupakan bentuk kepeduliannya kepada kader dan merupakan bagian kegiatan Partai yang memberikan kartu kader  penggerak asuaransi. Asuransi itu diberikan kepada kader yang meninggal karena kecelakaan atau pun sakit.

Caleg yang saat ini berprofesi sebagai pengusaha pertambangan minyak tersebut mengaku, anggota masyarakat yang tergabung dalam Kader Penggerak, akan mendapat Kartu Kader Penggerak  (KKP) yang berasuransi jiwa dari MNC Life. “Sampai dengan saat ini, kader yang dibawah saya langsung telah mencapai 50.000 orang. Mereka sudah terproteksi dengan asuransi jiwa dari MNC Life,” terangnya.
Inas yang tinggal di Puspitaloka, BSD City, Kota Tangsel mengunjugi satu persatu kediaman kadernya yang mengalami musibah.  Pertama kali, Inas dan Nurul mendatangi kediaman Nasiah yang berlokasi di Jalan Cabe 3 Gangg Mushollah RT 03/06 Pondok Cabe Ilir,  Pamulang Tangsel.

Kedua,  kedua caleg tersebut mengunjungi kediaman Margaretha  di Jalan Trubus III RT 01/04 Kelurahan Pondok Cabe Ilir Pamulang, Kota Tangsel. Ketiga,  giliran keluarga Bakri  yang berlokasi di Jalan Angsana RT 01 / 08 Pamulang Timur. Sedangkan yang terakhir di wilayah Ciputat, Kota  Tangsel.

“Manfaat kartu ini  di antaranya, memberikan proteksi Rp9.000.000 bagi pemegang kartu yang meninggal dunia karena kecelakaan. Lalu, ada asuransi Rp1.000.000 bagi yang meninggal dunia karena penyakit,” terang Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Banten.

Kedatangan kedua caleg tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Kepada kedua caleg, mereka mengaku siap memenangkan Hanura.  Sementara Nurul Hayati,  seorang perempuan yang memang sudah aktif di masyarakat dengan seringnya melakukan kegiatan sosial dengan mendirikan tempat bimbangan belajar gratis di lahan miliknya, dengan sigap memberikan penjelasan terkait pemilihan caleg. Nurul bahkan menjelaskan ada keterkaitan antara Kartu Asuransi MNC Life dengan pileg.

“Jika ingin mencoblos, bawa kartu asuransinya. Lihat di situ, Partai Hanura nomor berapa. Lalu, ibu menjadi tanggungan caleg siapa. Itu penting, karena  kita akan selalu berhubungan dengan kader,” ujarnya.
 
Sedangkan Yati istri dari Bakri salah seorang kader yang mendapat santunan tersebut mengatakan, suaminya meninggal lantaran sudah lama menderita sakit stroke. “Saya berterima kasih, mudah-mudahan Hanura menang. Dan, saya berharap tidak hanya saat ini, nanti setelah jadi juga terus berhubungan dengan kami kader Hanura,” jelasnya.
  
OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

BISNIS
Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill