Connect With Us

Retribusi Tak Maksimal karena Ratusan Menara BTS Ilegal

Bastian Putera Muda | Selasa, 1 April 2014 | 18:28

Tower yang diprotes warga (Bastian / TangerangNews)


TANGSEL-Retribusi dari menara sinyal telekomunikasi di Tangsel ta maksimal hasil yang didapat .  Sebab tersebut karena menara telekomunikasi  milik sejumlah operator jasa telekomunikasi itu,  tak mengantongi izin.  Akibatnya,  Dishubkominfo Kota Tangsel melakukan pendataan secara menyeluruh.

 Kadishubkominfo Kota Tangsel Sukanta mengatakan,  pihaknya tidak akan diam dalam permasalahan minimnya pendapatan dari sektor tersebut.
 
"Sebelumnya ada sekitar 379 menara yang tidak berizin. Setelah kita sisir, akhirnya 221 tower di antaranya sudah
masuk dalam proses pengurusan izin," ungkap Sukanto, Selasa (1/4).

Menara BTS itu, kata Sukanta,  bakal dilakukan penertiban secara bertahap.  “Kalau masih tak digubris, maka kami akan rekomendasikan ke Satpol PP untuk melakukan pembongkaran," ujar Sukanta yang juga mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel itu.
 
Sedangkan, Sekretaris Dishubkominfo Kota Tangsel Taryono mengaku, sangat minim pendapatan  asli daerah (PAD) dari sektor retribusi BTS. Target PAD dari sektor retribusi BTS sekira Rp 1 miliar. Target tersebut bisa saja bertambah, seiring penertiban yang dilakukan pihaknya.

"Target itu kami revisi terus sesuai dengan kondisi di lapangan," katanya.
 
BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill