Connect With Us

Caleg Gerindra di Tangsel Ngamuk Ingin Lihat Isi Laptop

Bastian Putera Muda | Senin, 14 April 2014 | 19:08

Ilustrasi Parpol (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGSEL- Ahadi caleg Partai Gerindra dapil Ciputat ngamuk di kantor Kelurahan Ciputat, Minggu (13/4) malam.  Mantan pejabat Pemkot Tangsel tersebut berupaya membuka laptop milik petugas anggota PPK Kecamatan Ciputat yang berisi data perolehan suara.
Padahal untuk membuka data tersebut, Ahadi harus mendapat izin saksi maupun operator. Akibat inisiden ini suasana di kantor kelurahan sempat tegang.

Bahkan penghitungan suara di empat TPS di kelurahan tersebut harus diulang. Kondisi itu berdampak kepada mundurnya penghitungan suara di kelurahan itu.

"Caleg Gerindra Ahadi tiba-tiba langsung membuka laptop yang berisi perolehan suara tanpa seizin IT ataupun saksi. Padahal saat itu lagi break atau istirahat. Ini kan dilarang dan khawatir suara berubah," ujar Indra saksimata.

Usai kejadian ini, panitia akhirnya memutuskan penghitungan suara diulang. Dengan catatan hanya empat TPS saja yang dihitung ulang.

"Empat TPS di Kelurahan Ciputat ada kejadian tersebut, makanya dilakukan penghitungan ulang," ucapnya. Anggota PPK Kecamatan Ciputat Ismoyo mengatakan, insiden caleg membuka laptop yang berisi perolehan suara hanya kesalahpahaman saja. Ia mengaku tidak ada persoalan yang signifikan terkait insiden tersebut.

"Hanya melihat saja (caleg tersebut), tidak mengubah suara, meskipun tidak dibenarkan membukan laptop tanpa meminta izin saksi ataupun operator merupakan pelanggaran," ujarnya.

Kata dia, adanya penambahan suara terjadi karena kurang tahunya petugas KPPS ataupun petugas TPS bila ditemukan pemilih yang mencoblos partai dan caleg. Makanya ketika ada kasus itu, keduanya masuk suara partai dan caleg.

"Padahal kan masuk ke caleg saja, ini yang belum diketahui sepenuhnya oleh petugas TPS dan KPPS," terangnya.

Menurutnya kasus ini sudah selesai paska penghitungan suara ulang. Seluruh saksi menyepakati perolehan suara setelah dilakukan penghitungan ulang.

"Tidak ada masalah kok, semuanya beres," katanya.

Ahadi yang diduga mengamuk mengaku tidak melakukan apapun pada Minggu malam. Semua informasi yang menyebutkan dirinya membuka laptop tanpa izin adalah karangan semata. "Tidak benar itu kalau saya membuka laptop, apalagi enggak izin," ucapnya.
 
OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill