Connect With Us

16 Kontraktor Tangsel Diblacklist

Bastian Putera Muda | Selasa, 1 Juli 2014 | 19:24

Ilustrasi Blacklist (Istimewa / TangerangNews)


TANGSEL-‪Pengerjaan bangunan disejumlah sekolah yang ada di Kota Tangsel menjadi semerawut. Akibatnya, Pemkot Tangsel melakukan tindakan tegas dengan melakukan pemblacklist-an terhadap 16 kontraktor tersebut.

Kepala Bidang Pembangunan Dinas Tata Kota Pembangunan dan Pemukiman Kota Tangsel, Mukodas mengatakan, perusahaan yang diblacklist tersebut dikarenakan pihak ketiga tersebut tak bisa menyelesaikan proyek pembangunan tersebut.

"16 perusahaan ini wanprestasi dalam perjanjian, mereka tak menyelesaikan proyek pembangunan," katanya, selasa (1/7).

‪Menurut  dia, kontraktor nakal tersebut tak akan bisa mengajukan dan mengerjakan proyek selama dua tahun kedepan.

‪Ke-16 kontraktor diantaranya proyek SD Negeri Sawah 5 yakni PT Ilham dengan nilai kontrak Rp 5,1 miliar. Kemudian CV Bintang Advisa yang mengerjakan SD Negeri Serua 2  senilai Rp 1,7 milar.

‪Lalu, CV Cahaya Sari yang mengerjakan SD Negeri  Cilenggang 2 senilai Rp 2,8 miliar. PT Sambada yang mengerjakan SD Negeri Serpong 2 dengan nilai kontrak Rp 3,9 miliar, PT Surtini yang mengerjakan SD Negeri  Rawa  Buntu 1 senilai Rp 5,8 miliar, dan CV Farhan Banten yang mengerjakan SD Negeri  Cabe Ilir 1 dan 2 senilai Rp 4,9 miliar.

‪"Mayoritas mereka mengerjakannya dibawah 50 persen. Seperti yang mengerjakan SDN Cabe Ilir, itu hanya 38 persen," katanya.
AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

HIBURAN
Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong

Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong

Minggu, 5 April 2026 | 14:06

Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill