Connect With Us

Wali Kota & Wakil Wali Kota Tangsel Kompak Open House Bareng

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 Juli 2014 | 11:43

Airin-Benyamin saat mendaftar ke KPU Tangsel pada 15 Agustus 2010 lalu. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGSEL-Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel‎ yakni Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie  kompak untuk kembali menggelar acara open house bersama di kediaman Wali Kota Airin, cluster Narada, Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel pada Idul Fitri  1435 Hijriah hari pertama Senin (28/07/2014). 
 
Selepas Shalat Ied di kantor Wali Kota Pamulang, keduanya langsung menggelar open house sekitar pukul 17.00 WIB.  Wali Kota terpaksa menunda open house hingga pukul 17.00 WIB, lantaran harus menjenguk suaminya TB Chaeri Wardana di Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Jakarta.
 
Seusai menemui suami ,Wali Kota Airin juga menemui mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di rutan Pondok Bambu, Jakarta. Sebelum Airin dan Bang Ben (sapaan akbrab Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie)  membuka open house, masyarakat terkecoh karena mereka berpikir open house akan dilakukan seusai Shalat Ied.  Karena biasanya dari tahun ke tahun lebaran, Airin dan Bang Ben selalu menggelar open house bersama seusai Shalat Ied. Tak sedikit yang terkecoh karena datang setelah Shalat Ied.  
 
 “Ya saya harus jenguk bapak terlebih dahulu. Tadi ke Ibu Atut juga (jenguk), karena besok tidak dapat ditemui (tak dapat izin jenguk),” ujar Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.
 
Wali Kota  mengatakan, dirinya dan Ben sudah biasa menggelar open house bersama. Rumah milik Wali Kota adalah rumah bersama masyarakat, sehingga warga bisa dapat bersama-sama bersilahturahmi di rumah tersebut.  “Seperti biasa saya tak dapat membatasi yang datang. Untuk itu saya dan Pak Ben saling bantu membantu. Kalau saya sudah ada acara lainnya, Pak Ben yang standby,” ujar Airin seraya mengatakan, seusai open house dirinya akan langsung bersilahturahmi ke Serang, Banten.
 
Sementara itu, Bang Ben mengatakan, karena dirinya berkampung di Tangerang dia senang bisa membuka open house. “Saya kan tak punya kampung, kampung saya ya di Tangerang. Jadi saya senang,” katanya.
 
Saat ditanya soal Idul Fitri tahun ini, Bang Ben mengatakan, dirinya melihat ada pergeseran pada penyampaian permohonan maaf.  “Kalau dulu ya bawa rantang, bawa makanan seraya bersalaman, berpelukan, sambil mengucapkan permohonan maaf. Kalau pun mengirimkan pesan, melalui surat lebaran ada tulisannya. Sekarang sudah tidak ada lagi, cukup SMS atau BBM, ini yang saya rasakan ada yang janggal. Pertanyaannya, tulus enggak itu menuliskannya,” ujar Bang Ben.  Tampak juga dalam open house tersebut sejumlah pejabat setingkat kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat dan lurah di Tangsel.
 
TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:58

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3,4 kilogram yang dikirim dari Sumatera Utara menuju Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill